Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Iuran Naik, BPJS Kesehatan Tak Lagi Defisit?

Taufik Fajar , Jurnalis-Kamis, 14 Mei 2020 |08:29 WIB
   Iuran Naik, BPJS Kesehatan Tak Lagi Defisit?
Iuran BPJS Kesehatan Naik (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah kembali menaikkan iuran BPJS Kesehatan yang mulai berlaku 1 Juli 2020. Setelah sebelumnya kenaikan iuran pada 2020 dibatalkan oleh Mahkahmah Agung (MA).

Hal ini tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 64 tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Baca Juga: Iuran BPJS Kesehatan Naik, Kelas III Masih Disubsidi

Menurut, Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah kenaikan itu merupakan kebijakan pemerintah untuk mengisi kekosongan setelah keputusan MA yang membatalkan kenaikan iuran BPJS.

Kemudian lanjut dia, pada tahun 2021, akan diterapkan perbaikan secara menyeluruh dari ekosistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Baca Juga: Pengakuan BPJS Kesehatan soal Kenaikan Iuran Mulai 1 Juli

"Dengan kebijakan ini diharapkan ada kepastian masyarakat atas iuran yang harus dibayar. Dan juga ada kejelasan di mana pemerintah mengumumkan bantuan iuran tersebut," ujar dia kepada Okezone, Kamis (14/5/2020).

 MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement