Share

Skenario Berat, Sri Mulyani: Orang Miskin di RI Bisa Bertambah 4,8 Juta Orang

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 18 Mei 2020 14:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 18 320 2215892 skenario-berat-sri-mulyani-orang-miskin-di-ri-bisa-bertambah-4-8-juta-orang-NYI9Ql4SqK.jpg Kemiskinan RI Meningkat Akibat Virus Corona. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Keuangan memperkirakan angka kemiskinan meningkat pada tahun ini. Hal ini disebabkan adannya pandemi corona yang terjadi di Indonesia.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dalam skenario berat, kemiskinan dan pengangguran bisa meningkat 1,89 juta orang pada tahun ini. Hal ini menyusul meningkatknya angka pengangguran sebesar 2,92 juta orang pada tahun ini.

Baca Juga: Kelompok 'Miskin Kagetan' Jadi Fokus Bantuan di Tengah Covid-19

"Dalam skenario berat kemsikinan akan meningkat 1,89 juta orang dan pengangguran juga akan meningkat," ujarnya dalam teleconfrence, Senin (18/5/2020).

Bahkan, dalam skenario yang lebih berat lagi, angka kemiskinan akan jauh lebih besar yakni mencapai 4,86 juta orang. Sedangkan untuk angka pengangguran juga akan meningkat 5,23 juta orang.

"Sedangkan skenario yang sangat berat, kemiskinan bahkan bisa meningkat di 4,86 juta," ucapnya.

Baca Juga: Menko PMK Waspadai "Miskin Kagetan", Warga yang Jadi Miskin karena Covid-19

Menurut Sri Mulyani, angka-angka tersebut mempertimbakan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mengalami koreksi pada tahun ini. Semula, pertumbuhan ekonomi ditargetkan bisa tumbuh 5,3% dan kini diproyeksikan bisa tumbuh negatif 0,4%.

"Kita masih menggunakan skema pertumbuhan ekonomi antara 2,3% itu untuk menjadi skenario berat dan pada level yang sangat berat pertumbuhan -0,4%," jelasnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini