BNI Restrukturisasi Kredit 103.447 Debitur Terdampak Covid-19

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 19 Mei 2020 18:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 19 320 2216638 bni-restrukturisasi-kredit-103-447-debitur-terdampak-covid-19-PoqerCtVRv.jpg Restrukturisasi Kredit di Tengah Pandemi Covid-19. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Bank BNI ikut melakukan restrukturisasi beberapa nasabah yang terdampak virus corona. Pada April 2020, realisasi pinjaman yang di restrukturisasi mencapai Rp6,9 triliun kepada 103.447 debitur.

Angka ini melonjak signifikan jika dibandingkan periode kuartal I-2029. Demikian dikutip keterangan tertulis BNI, Selasa (19/5/2020). Hingga akhir Maret 2020 total restrukturisasi yang dilakukan Bank BNI mencapai Rp6,2 triliun dengan total 3.884 debitur.

Baca Juga: Ada Covid-19, Laba Bersih BNI Naik 4,3% di Rp4,25 Triliun pada Kuartal I

Sektor terbesar yang terdampak adalah perdagangan, restoran, dan hotel, sebesar 38,4% atau Rp 26,8 triliun. Kemudian, sektor perindustrian sebesar 18,4% atau Rp 12,8 triliun.

"Lalu serta sektor transportasi, pergudangan, dan komunikasi sebesar 16,2% atau Rp11,3 triliun," bunyi keterangan tertulis tersebut.

Sedangkan berdasarkan segmentasi, yang paling terdampak adalah segmen kecil. Adapun realisasi restrukturisasi sebesar Rp 27,4 triliun atau 39,3% dari total restrukturisasi hingga April 2020.

Baca Juga: Dua Bulan Pertama 2020, BNI Catat Laba Rp2,58 Triliun

Restrukturisasi kredit yang diberikan kepada debitur terdampak COVID-19 tersebut dilakukan dengan merujuk pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11 Tahun 2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Asesmen terhadap debitur dilakukan secara kasus per kasus agar sesuai dengan kemampuan keuangan atau arus kas debitur.

"Skema restrukturisasi itu dapat diberikan dalam bentuk penurunan suku bunga, perpanjangan jangka waktu kredit, penundaan pembayaran angsuran pokok, atau kombinasinya," bunyi keterangan tertulis.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini