nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Erick Thohir Bakal Gabungkan Bulog, PTPN dan RNI

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 22 Mei 2020 21:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 05 22 320 2217992 erick-thohir-bakal-gabungkan-bulog-ptpn-dan-rni-lPLc29SJLm.jpg BUMN Gabungkan RNI, Bulog dan PTPN dalam Klaster Pangan. (Foto: Okezone.com/Bulog)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sedang menyiapkan roadmap untuk industri pangan di BUMN. Langkah ini untuk memastikan ketersedian stok gula dan mengurangi ketergantungan impor.

Dia mengatakan, BUMN akan melakukan penggabungan PTPN, Bulog dan RNI dalam klaster pangan. Di mana setiap BUMN memiliki lahan yang bisa dimanfaatkan.

Baca Juga: Erick Thohir Akui Impor Jadi Masalah Krusial di Industri Pangan

“Kita mendorong terbentuknya rantai industri pangan yang terkonsolidasi di BUMN,” ungkap Erick, dalam keterangannya, Jumat (22/5/2020).

Saat ini BUMN memiliki 130.000 hektar (Ha) tanah di bawah PTPN dan 140.000 lahan yang dimiliki oleh rakyat yang dikelola BUMN seharusnya dapat untuk menyeimbangkan kebutuhan 3,5 juta ton gula di Indonesia. Di mana 36% di antaranya dipenuhi oleh swasta dan 800.000-900.000 ton dari impor.

Baca Juga: Menteri Erick Sebut 90% BUMN 'Terjangkit' Virus Corona

“Dengan penggabungan klaster pangan ini, kami yakin BUMN dapat mengurangi impor dan ke depannya bisa mewujudkan ketahanan pangan menuju Indonesia Emas tahun 2045,” ujarnya Erick.

Seperti diketahui bahwa harga gula pasir di tingkat konsumen sejak menjelang bulan Ramadhan melonjak hingga Rp20.000 per kilogram sehingga perlu intervensi yang masif dari pemerintah. Dengan stok yang dikuasai, Bulog sangat optimis dapat menekan harga gula kembali ke HET Rp12.500 per kilogram.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini