nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bio Farma Ditugasi Penelitian dan Penemuan Vaksin Covid-19

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 22 Mei 2020 13:40 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 05 22 320 2218001 bio-farma-ditugasi-penelitian-dan-penemuan-vaksin-covid-19-NdexNnvgWU.jpg Menteri BUMN Cek Fasilitas Bio Farma dalam Hadapi Covid-19. (Foto: Okezone.com/KBUMN)

JAKARTA - Induk Holding BUMN Farmnasi, Bio Farma menyiapkan skenario dalam menghadapi pandemi Covid-19. Mulai dari membuat mobile lab hingga melakukan penelitian dan penemuan vaksin Covid-19.

Direktur Operasi Bio Farma M Rahman Roestan menambahkan, skenario tersebut antara lain memproduksi Kit diagnostik Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) yang merupakan hasil kerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Nusantics yang merupakan hasil kolaborasi dalam nuansa kegotong-royongan dalam Gerakan Indonesia Pasti Bisa.

Dalam memproduksi RT-PCR ini, Bio Farma memiliki tugas untuk memproduksi dan menguji kit RT-PCR, simultan uji komparasi dengan 10 laboratorium untuk pengujian akurasi dan spesifisitas. Saat ini, RT PCR yang baru saja diluncurkan oleh Presiden RI Joko Widodo pada 20 Mei 2020 kemarin, sudah mulai didistribusikan ke 31 laboratorium sesuai dengan rekomendasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Baca Juga: Erick Thohir Cek Kesiapan Laboratorium Bio Farma Lawan Corona

Berikutnya adalah peran Bio Farma membantu penelitian plasma konvalesen, hasil kerjasama dengan Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto. Plasma Konvalesen merupakan terapi yang diberikan kepada pasien Covid-19 yang memasuki masa kritis, dengan memberikan plasma dari pasien yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

“Tugas Bio Farma adalah untuk menerima plasma dari RSPAD untuk diperiksa kadar antibodi atas virus SARS-Cov-2 penyebab Covid-19, sehingga layak untuk diberikan kepada pasien Covid-19,” ujarnya, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/5/2020).

Baca Juga: Produksi Obat Corona, Bio Farma Gandeng Perusahaan China

Ketiga adalah pembuatan mobile lab dengan standar Bio Safety Lavel 3 (BSL 3), Bio Farma memiliki kompetensi untuk membuat mobile lab ini yang hasilnya akan bermanfaat untuk FK UNPAD atau LABKESDA untuk meningkatkan kapasitas uji untuk masyarakat.

Dalam masa pandemi seperti sekarang, Mobile Laboratorium BSL3 berfungsi sebagai fasilitas untuk Emergency Response sebagai bentuk responsibility Bio Farma dalam menangani Pandemi Covid-19, melalui uji swab tes PCR. Pemeriksaan Swab Tes PCR merupakan pemeriksaan laboratorium golden standar dalam penegakan Diagnosis Covid-19.

Yang terakhir adalah penelitian untuk penemuan vaksin Covid-19, dengan dua skema yang utama adalah kolaborasi stakeholder tingkat nasional bersama Kemenristek / BRIN, Eijkman dan Litbangkes, dan simultan berpartner dengan lembaga riset dengan skala global dan juga manufaktur yang memiliki potensi kerjasama dengan Indonesia dan dibantu dengan KBRI untuk pendampingi diplomasi .

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini