nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mendes: Rp2,28 Triliun Dana Desa Terpakai untuk BLT

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 22 Mei 2020 14:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 05 22 320 2218024 mendes-rp2-28-triliun-dana-desa-terpakai-untuk-blt-PIThfalaU3.jpg Rupiah (Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal mencatat sudah Rp2,28 triliun dana desa yang sudah disalurkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) desa. Anggaran ini merupakan hasil dari realokasi dan refocusing Anggaran yang dilakukan oleh kementeriannya.

Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar mengatakan, BLT tersebut untuk membantu meringankan masyarakat yang ada di desa akibat virus corona. Ada 3,80 juta keluarga miskin yang sudah mendapatkan BLT desa.

 Baca juga: Mendes PDTT Sebut 17.259 Daerah Sudah Salurkan BLT Dana Desa

Menurut Abdul Halim, memang belum semua desa sudah menyalurkan dana desanya untuk BLT Covid-19. Namun dirinya menargetkan dalam dua hari ke depan seluruh masyarakat miskin sudah bisa menerima manfaat BLT dari dana desa.

"1-2 hari ke depan semua desa sudah menyelesaikan penyaluran BLT dana desa. Dan kita harap seluruh desa dan penerima manfaat sudah menerima manfaat saluran dana desa," ujarnya dalam telekonferensi, Jumat (22/5/2020).

 Baca juga: Dana Desa Mengalir untuk Relawan Lawan Covid-19 Capai Rp2,59 Triliun

Menurut Abdul Halim, hingga kini ada sekitar 19.981 desa yang belum menyalurkan BLT dana desa. Meskipun menurutnya, desa yang belum menyalurkan BLT dana desa tersebut sudah memiliki data penerima manfaat.

“Desa yang sudah musdes (musyawarah desa) khusus dan telah menetapkan calon KPM, namun belum menyalurkan BLT Dana Desa 19.981 desa," ucapnya.

Menurut Abdul Halim, hanya Provinsi Bali saja yang sudah menyalurkan BLT Desanya 100%. Kemudian di susul.oleh Provinsi Gorontalo dan DIY Yogyakarta.

 Baca juga: 10.000 Desa Sudah Cairkan BLT Dana Desa

Sementara untuk Banten menjadi daerah yang paling rendah penyaluran BLT dana desanya. Kemudian disusul dengan Kalimantan Tengah dan Papua.

"Provinsi-Provinsi yang sudah salurkan 100% baru Bali sudah 100%, kemudian Gorontalo, kemudian Riau" ucapnya.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini