Hasilkan Keuntungan Lebih, Ini Cara Tanam Bayam Hidroponik

Wilda Fajriah, Jurnalis · Minggu 24 Mei 2020 18:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 24 320 2219012 hasilkan-keuntungan-lebih-ini-cara-tanam-bayam-hidroponik-OibRKTCJ9u.jpg Bayam hidroponik (Foto: Diy Aquarium Aquaponics System)

JAKARTA - Buat Anda yang menjalani bisnis usaha tani sayuran seperti bayam di daerah yang memiliki pasokan air terbatas, hidroponik bisa jadi solusinya. Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah.

Budidaya tanam tanpa tanah ini berfungsi menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit dibanding pada budidaya dengan tanah sehingga, Anda bisa mendapatkan keuntungan lebih tanpa harus memakai air berlebihan.

bayam

Selain lebih efisien, menanam bayam hidroponik juga membutuhkan beberapa cara agar hasil panen memuaskan. Dilansir dari akun Instagram Kementerian Pertanian pada Senin (18/5/2020), berikut caranya:

1. Pilih bibit yang berkualitas

Benih-benih yang berkualitas dapat ditemukan di toko benih dengan jaminan persentase tubuh yang tinggi. Kemudian penyemaian dapat dilakukan dengan merendam benih ke dalam air terlebih dahulu.

Biji yang terendam adalah biji yang berkualitas, sedangkan yang terapung dapat dibuang.

2. Pilih jenis hidroponik yang sederhana

Benih bayam merah dapat dengan mudah diperoleh di tempat penjualan bibit dan Dinas Pertanian, atau pembenihan sendiri yang berasal dari bunga bayam merah yang sudah tua.

Baca juga: 6 Manfaat 'Magis' Bayam untuk Ibu Hamil

3. Pilih media tanam yang mudah didapat

Siapkan media semai tray semai atau polybag. Aduk rata campuran tanah, pupuk organik, dan sekam (rasio 2:1:1) dan masukkan ke dalam tray atau polybag. Sebar benih di atas tray atau polybag, lalu tambahkan tanah campuran sedikit saja.

Baca juga: 5 Manfaat Luar Biasa Bayam yang Belum Anda Ketahui

4. Gunakan nutrisi secara efisien

Penanaman bibit bayam merah dilakukan pada kondisi lahan tanam yang sudah terpupuki dan disiram dengan baik, sehingga tanah sudah gembur dan sedikit lembab. Lalu setelah benih bertunas dan memiliki ukuran 3-6 cm, maka bibit tersebut sudah layak untuk di tanam.

5. Gunakan barang atau peralatan daur ulang yang mudah didapat

Agar tanaman tumbuh subur, lakukan penyiraman awal dengan menggunakan campuran air dan pupuk cair selama 7 hari setelah masa tanam. Maka selanjutnya dapat menggunakan air biasa hingga masa panen. Pemupukan dilakukan satu kali 2-3 minggu. Gunakan pupuk kompos dan pupuk kandang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini