Tantangan Corona Masih Panjang, Sri Mulyani: Perjalanan Belum Selesai

Wilda Fajriah, Jurnalis · Senin 25 Mei 2020 14:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 25 20 2219262 tantangan-corona-masih-panjang-sri-mulyani-perjalanan-belum-selesai-54e2SBiTh5.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa tantangan di tengah pandemi virus corona masih panjang. Untuk itu, dirinya meminta seluruh jajaran dan pegawai Kementerian Keuangan untuk terus semangat dalam menghadapi viru corona.

Meski, kata Sri Mulyani, dalam menghadapi Covid-19, Kementerian Keuangan telah mengeluarkan kebijakan seperti Stimulus I, Stimulu II dan Stimulus III dan kemudian Perppu Nomor I Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan Untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

Baca Juga: Sri Mulyani Dengar Curhatan Pegawai yang Tak Bisa Mudik Lebaran

"Perjalanan masih belum selesai. Saya ingin gunakan pada akhir Ramadhan dan Idul Fitri, saya ingin sampaikan kepada jajaran Kemenkeu, Anda semua masih akan hadapi tantangan yang panjang. Jadi tolong dalam persaudaran kita, di dalam semangat perikemanusiaan ini kita jaga silaturahmi, jaga pikiran, hati, dan jaga semangat untuk berikhtiar mencari solusi di mana pun, diposisi apapun dan jalankan itu dengan ikhtiar luar biasa dan jadikan itu amanalan," tuturnya, dalam Silaturahmi Daring Kementerian Keuangan, di Youtube, Senin (25/5/2020).

Sri Mulyani mengatakan, komitmen, integritas dan kompetensi jajaran Kemenkeu tidak terkompromikan dengan adanya pandemi Covid-19. Meski terdapat perubahan cara bekerja dan melaksanakan tanggung jawab, esensi fundamental komitmen tidak berubah.

Baca Juga: Sri Mulyani: Semenjak Kenal Corona, 5 Bulan Hidup Berubah

Dalam menjalankan tugas sebagai bendahara negara yang harus menjaga keuangan negara, jajaran Kemenkeu memiliki tanggung jawab besar. Khususnya dalam mengeluarkan kebijakan yang dapat membantu menyelesaikan tantangan di bidang kesehatan, menjaga bantuan sosial dan memberikan bantalan ekonomi bagi dunia usaha.

"Saya sangat berterima kasih kepada seluruhnya dan kita didalam menjalankan tugas ini, sebagai bendahara Kemenkeu penjaga keuangan negara kita selalu dituntut keluar mengeluarkan policy-policy yang bisa membantu tantangan di bidang kesehatan, tantangan untuk menjaga dan memberikan bantalan sosial, tantangan untuk bisa membantu dan memberikan bantalan ekonomi, tantangan untuk menjaga agar tidak terjadi krisis yang meluas di bidang keuangan negara dan keuangan secara umum," jelasnya.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini