Kepanikan Mereda, Modal Asing Masuk ke SBN Naik Jadi Rp6,15 Triliun

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 28 Mei 2020 16:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 28 20 2221030 kepanikan-mereda-modal-asing-masuk-ke-sbn-naik-jadi-rp6-15-triliun-6qMpU2iwbw.jpg Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto: Youtube BI)

JAKARTA - Aliran modal asing dalam bentuk portofolio yang masuk ke Indonesia terus mengalami peningkatan. Hal ini membuktikan kepanikan global mulai mereda imbas wabah virus Corona atau Covid-19.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengatakan, aliran masuk (inflow) modal asing ke Indonesia dalam bentuk portofolio Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp6,15 triliun di minggu kedua Mei. Dibandingkan minggu pertama Mei yang mencapai Rp2,97 trilun, inflow ke SBN tersebut mengalami kenaikan.

 Baca juga: Tak Lagi Keluar, Aliran Modal Masuk ke RI Capai USD4,1Miliar

"Ini membuktikan bahwa dengan meredanya kepanikan global dan langkah penanganan covid di Indonesia inflow di SBN mengalami peningkatan," ujarnya dalam telekonferensi, Jakarta, Kamis (28/5/2020).

Akan tetapi, lanjut Perry, aliran modal masih bermasalah di saham. Di mana, saham masih mengalami aliran modal keluar (outflow) di minggu kedua sebesar Rp2,72 triliun.

"Minggu pertama Rp3,19 triliun, ini berkaitan kondisi pasar saham global," ujarnya.

 Baca juga: Gubernur BI Buka-bukaan soal Defisit Transaksi Berjalan Lebih Rendah di Kuartal I-2020

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan aliran dana masuk dari luar negeri pada April hingga pertengahan Mei 2020. Hal ini sejalan dengan berkurangnya ketidakpastian di pasar keuangan.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, aliran modal masuk mulai April 2020 didorong meredanya ketidakpastian pasar keuangan global serta tingginya daya saing aset keuangan domestik dan tetap baikknya prospek ekonomi indonesia.

"Investasi portofolio April 2020-14 Mei 2020 mencatat net inflow USD4,1 miliar. Setelah pada kuartal I-2020 mencatat net outflow USD5,7 miliar," ujarnya.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini