Diakuisisi BCA, Bank Royal Ganti Nama Bank Digital BCA dan Modali Rp1 Triliun

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 28 Mei 2020 06:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 28 278 2220686 diakuisisi-bca-bank-royal-ganti-nama-bank-digital-bca-dan-modali-rp1-triliun-RVZ8IEdJED.jpg BCA (Foto: Ilustrasi Okezone.com)

JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengganti nama bank Royal menjadi Bank Digital BCA. Soft opening Bank Digital BCA akan dilakukan BCA pada akhir tahun ini.

Direktur Keuangan BCA Vera Eve Lim mengatakan, penggantian nama Bank Royal sudah mendapat persetujuan regulator.

"Untuk Bank Royal kita sudah ada nama dan sudah disetujui, Bank Digital BCA," kata dia dalam telekonferensi, Rabu (27/5/2020).

Dia menjelaskan, tahun lalu BCA sudah menyuntikkan modal untuk Bank Royal sebesar Rp1 triliun. Dengan begitu, saat ini Bank Royal alias Bank Digital BCA sudah memiliki modal Rp1,3 triliun.

"Untuk sementara kami kira (suntikan modal) sudah cukup Bank Digital BCA kita rencananya di semester II soft opening, di internal dulu untuk beberapoa aplikasi sejauh ini kita rencanankannya di semester II," tukasnya.

Untuk diketahui, BCA memastikan telah memulai proses akuisisi seluruh saham PT Bank Royal Indonesia. Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), BCA dan anak usahanya BCA Finance sudah menyepakati pembelian saham milik PT Royalindo Investa Wijaya, Leslie Soemadi, Ibrahim Soemadi, Nevin Soemadi dan Ko, Sugiarto di Bank Royal.

Penandatanganan kesepakatan jual beli saham itu dilakukan pada 16 April 2019.

"Berdasarkan perjanjian, para pembeli (BCA dan BCA Finance) akan membeli sebanyak 2,872 juta saham Bank Royal yang mewakili seluruh modal yang telah ditempatkan dan disetor para penjual dalam Bank Royal," ujar Sekretaris Perusahaan BCA Jan Hendra yang menandatangani surat keterbukaan itu.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini