New Normal, Mal di Malang Siap Dibuka Awal Juni

Avirista Midaada, Jurnalis · Kamis 28 Mei 2020 16:20 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 28 320 2221026 new-normal-mal-di-malang-siap-dibuka-awal-juni-ODZ0WMMoJU.png Mal di Malang (Foto: Okezone/Avi)

MALANG – Berakhirnya masa penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Malang Raya pada 30 Mei 2020 disambut baik oleh pelaku usaha pusat perbelanjaan. Usai PSBB nantinya pelaku usaha akan bersiap menyiapkan masa transisi menuju kenormalan baru atau new normal.

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Malang Suwanto mengatakan pihaknya bersyukur PSBB di Malang raya ini bisa diakhiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Kami bersyukur dan senang PSBB tidak diperpanjang lagi minimal ekonomi akan bergerak lagi,” ujar Suwanto saat dihubungi Okezone, Jakarta pada Kamis (28/5/2020).

Baca Juga: Butuh Waktu 169 Tahun bagi Karyawan untuk Hasilkan Pendapatan Setara dengan CEO Mereka

Meski telah berakhir masa PSBB, Suwanto juga tetap mengingatkan pelaku usaha tempat perbelanjaan mal untuk tetap mematuhi peraturan protokol kesehatan yang ada.

Baca Juga: Pembangunan Ibu Kota Baru Resmi Ditunda

“Persiapan kami sudah sounding ke anggota asosiasi untuk menetapkan prosedur kesehatan yang ketat, jadi new normal pastinya kami sudah melakukan beberapa SOP (Standar Operasional Prosedur) di masing-masing mal,” terangnya.

Nantinya SOP tersebut akan mulai diberlakukan di sejumlah mal sejak 1 Juni 2020, bahkan di salah satu mal di Kota Batu lanjut Suwanto, pemberlakuan protokol kesehatan di mal akan diberlakukan pada 31 Mei 2020.

“Hampir semua mal tanggal 1 Juni, di Lippo Plaza Batu tanggal 31 Mei, sudah mulai, PSBB tanggal 30 Mei selesai, 31 (Mei) langsung jalan kita,” paparnya.

Dirinya berharap dengan penerapan new normal di pusat-pusat perbelanjaan mampu berlahan memulihkan perekonomian yang sempat ‘lumpuh’ selama beberapa bulan terakhir semenjak wabah corona merebak. Namun dirinya tak bisa memastikan kapan perekonomian tersebut akan benar – benar pulih di tengah masih merebaknya pandemi corona ini.

“Saya tidak bisa prediksi (pulihnya ekonomi) karena gini kita ini dilema, mal ramai kita senang sebenarnya, karena otomatis mempengaruhi proses transaksi dan berpengaruh ke perekonomian kembali normal. Tapi satu sisi kita juga khawatir apapun kita bicara prioritas kesehatan yang paling utama,” jelas Suwanto.

“Tapi bila department store dibuka sudah kembali tapi tidak 100% paling cuma 50% - 70% artinya bertahap memang perlu waktu total,” imbuhnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini