Tol Trans Sumatera Dilintasi 613.395 Kendaraan Pasca-Lebaran

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 03 Juni 2020 21:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 03 320 2223883 tol-trans-sumatera-dilintasi-613-395-kendaraan-pasca-lebaran-tuGaY57NYF.jpg Proyek Jalan Tol. (Foto: Okezone.com/Hutama Karya)

JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) selaku pengelola Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) mencatat sebanyak 613.395 kendaraan telah melintas di JTTS, baik yang sudah operasional sepenuhnya, maupun yang masih fungsional.

Angka ini merupakan akumulasi arus kendaraan yang masuk dan keluar JTTS melalui Gerbang Tol (GT) Bakauheni Selatan di ruas tol Bakauheni–Terbanggi besar (Bakter), GT Kayu Agung di ruas tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka), GT Palembang dan GT Indralaya di ruas tol Palembang–Indralaya (Palindra), GT Binjai dan GT Helvetia di ruas tol Medan–Binjai (Mebi), GT Pekanbaru dan GT Minas di ruas tol Pekanbaru–Dumai (Permai) Seksi 1.

Baca Juga: Fakta Rampungnya Jembatan Ogan dan 3 Jalan Tol di Trans Sumatera

Peningkatan volume kendaraan paling signifikan di JTTS terjadi pada Senin 25 Mei 2020, ada sebanyak 43.751 kendaraan yang melintas di JTTS, meningkat 10.966 kendaraan dibandingkan dengan hari sebelumnya yakni hanya 32.785 kendaraan saja.

Peningkatan tersebut menjadi yang paling signifikan dalam seminggu pasca-Lebaran, di mana peningkatan volume kendaraan di JTTS setelah hari-H lebaran per harinya rata-rata hanya sekitar 1.000 hingga 2.000 kendaraan saja.

Sementara itu, penurunan volume kendaraan yang cukup signifikan di JTTS justru terjadi di keesokan harinya yaitu Selasa 26 Mei 2020, di mana kendaraan yang melintas di JTTS adalah sebanyak 39.150 kendaraan, berkurang 4.601 kendaraan dibandingkan hari sebelumnya yaitu 43.751 kendaraan.

Baca Juga: Jembatan Sei Alalak Penghubung Banjarmasin-Kalimantan Selatan dan Tengah

Executive Vice President Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Hutama Karya, J Aries Dewantoro mengatakan, jumlah volume kendaraan yang melintas di JTTS H-7 hingga seminggu pasca-Lebaran 2020 ini mengalami penurunan hingga 42,62 % dibanding periode yang sama pada tahun lalu.

“Tahun lalu pada periode yang sama, total kendaraan yang melintas di JTTS mencapai 1,2 jutaan kendaraan. Jumlah tersebut mash dalam kondisi tol Terpeka fungsional dan tol Pekdum Seksi 1 belum difungsionalkan. Sedangkan tahun ini hanya 600 ribuan kendaraan saja,” ujar Aries, dalam keterangannya, Rabu (3/6/2020).

Lebih lanjut ia memaparkan bahwa penurunan tersebut tak terlepas dari dampak pandemi Covid-19 dan arahan pemerintah untuk tidak mudik. “Kalau tahun lalu ada arus mudik dan arus balik, sedangkan tahun ini tidak ada karena kondisinya berbeda. Penurunan volume kendaraan tidak hanya dialami oleh Hutama Karya saja, tetapi hampir semua BUJT juga mengalami hal yang sama” imbuh Aries menambahkan.

Meskipun Hutama Karya mendukung arahan pemerintah untuk tidak mudik pada periode lebaran 2020 ini, namun Hutama Karya tetap melakukan berbagai persiapan agar dapat memberikan pelayanan optimal bagi kendaraan yang masih diizinkan untuk melintas di seluruh ruas tol yang dikelolanya, termasuk dengan membuka ruas tol Permai Seksi 1 secara fungsional sejak 18 Mei hingga 1 Juni 2020 kemarin.

“Kami telah membuka kembali secara fungsional ruas tol Pekanbaru – Dumai (Permai) Seksi 1 sepanjang 9,5 km dari Pekanbaru menuju Minas selama 2 minggu dari seminggu menjelang lebaran hingga seminggu paska lebaran,” terang Aries.

Dia juga menjelaskan bahwa selama dibukanya tol Permai Seksi 1, Hutama Karya mencatat total sebanyak 17.663 kendaraan telah melintas di ruas tol fungsional ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini