JAKARTA - Asoisasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyiapkan protokol kesehatan yang ketat. Langkah ini dilakukan jika pemerintah membuka kembali aktivitas sosial ekonomi dengan protokol kesehatan atau yang biasa disebut new normal.
Wakil Ketua Umum Aprindo Dasep Suryanto mengatakan, penerapan protokol kesehatan yang ketat sangat penting bagi para pengusaha ritel. Karena bukan saja menjaga para karyawan dan pengunjung dari bahaya penuluaran covid-19 tapi juga berpengaruh pada jumlah costumer yang nantinya akan datang.
Baca Juga: Besok Mal Dibuka? Pengusaha Sepatu Harap-Harap Cemas
"Kita sendiri justru menyadari betul kalau tidak menjalani protkol kita akan ditinggalkan costumer," ujarnya dalam live Instagram Okezone, Rabu (3/6/2020).
Menurut Dasep, jika protokol kesehatan diterpakan secara ketat maka costumer juga tidak akan ragu8 untuk datang ke toko atau restoaran. Sebab para pengunjung pun akan merasa aman dan tidak perlu taku akan tertular virus.
Baca Juga: Ini Alasan Kuat Mengapa Mal Perlu Dibuka
Sebagi salah satu contohnya adalah menyiapak para karyawannya untuk selalu menggunakan sarung tangan bagi pengusaha restoran. Selain itu, para pengusaha juga sudah menyiapkan tempat cuci tangan dan handsantizer untuk costumer.
Selain itu, sebelum memasuki restoran atau toko juga costumer akan diukur suhu tubuhnya. Jika berada diatas 38 derajat maka tidak diperbolehkan untuk masuk ke dalam restoran atau toko
"Kalau restoran nih kami pake sarung tangan, kami pake face shield justru itu kami berkpentingan memastikan itu semua sehingga costumer tidak ragu datang ke resotoran kita," kata Dasep
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.