Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Konsistensi Jadi Tantangan Protokol Kesehatan di Mal saat New Normal

Giri Hartomo , Jurnalis-Rabu, 03 Juni 2020 |19:13 WIB
Konsistensi Jadi Tantangan Protokol Kesehatan di Mal saat <i>New Normal</i>
Ritel (reuters)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah bakal membuka kembali aktivitas sosial ekonomi dengan protokol kesehatan yang ketat atau yang biasa disebut new normal. Salah satunya adalah akan membuka pusat perbelanjaan atau mal yang rencananya akan dilakukan pada bulan ini.

Wakil Ketua Umum Aprindo Dasep Suryanto mengatakan, ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi dalam penerapan new normal ini. Salah satunya adalah masalah konsistensi baik dari pemerintah, dunia usaha maupun masyarakat.

 Baca juga: Aprindo: Bisnis Akan Kembali Bergeliat, Tapi Kita Perhatikan Protokoler Kesehatan

Biasannya, pada awal-awal penerapan, protokol kesehatan yang dijalankan masih sangat ketat. Namun seiring berjalannya waktu, protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah ini biasanya akan buyar jika tidak disiplin.

"Memang kendala di kita masalah konsistensi ini tidak mudah membuat habit baru. Memang tantangannya orang kembali bebas, ini tanggung jawab moral semua," dalam diskusi daring Okezone bertajuk Strategi Bisnis di Era New Normal, Rabu (3/6/2020).

Menurut Dasep, seharusnya masyrakat maupun dunia usaha sudah terbiasa untuk mematuhi protokol kesehatan ini. Sebab, sudah hampir 2 bulan lebih masyarakat digembleng oleh pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan.

 Baca juga: Tak Terapkan Protokol Kesehatan saat New Normal, Aprindo: Customer Bisa Kabur

"Kemarin kita sudah digembeleng 2 bulan untuk menjaga protokol covid-19 dijalankan," ucapnya.

Meskipun begitu lanjut Dasep, para pengusaha berkomitmen untuk terus menjaga protokol kesehatan selama pandemi corona masih ada. Sehingga, angka penularan virus corona juga bisa menurun dan bisnis juga tetap berjalan.

 

"Alhamdulillah kita dapat informasi dari semua pihak bahwa kita akan masuk ke situasi baru di mana bisnis akan bergeliat kembali. Tetap kita memperhatikan aspek kesehatan. Jangan sampai bisnisnya bagus tapi pada kena covid," jelasnya.

 Baca juga: Besok Mal Dibuka? Pengusaha Sepatu Harap-Harap Cemas

Dasep menambahkan, para pengusaha sudah membentuk tim khusus dalam penerapan protokol kesehatan ketat ini. Tim ini nantinya akan bertanggung jawab kepada protokol kesehatan yang sudah diarahkan oleh pemerintah.

"Dari pengusaha seperti apa kita ada timnya yang bertanggung jawab, perusahaan harus menyediakan fasiltiasnya dan alatnya. Dan yang ketiga tidak kalah penting harus disistemkan, dalam perusahaan ada yang mengawasi ada yang mengingatkan, ada yang menjalankan kasih reward ada yang melanggara kasih reward, kalau ini terpaksa dan akhir jadinya biasa," jelasnya.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement