Pengembang dan Perbankan Diminta Siapkan Transaksi Online untuk Perumahan

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 05 Juni 2020 21:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 05 470 2224956 pengembang-dan-perbankan-diminta-siapkan-transaksi-online-untuk-perumahan-8YoZXL9Khq.jpg Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (Foto: Okezone.com/PUPR)

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengajak pengembang hingga perbankan untuk menyiapkan transaksi digital di bidang perumahan. Hal ini seperti instruksi Presiden Joko Widodo soal program besar digitalisasi di bidang layanan pemerintahan untuk menyongsong tatanan kehidupan normal baru (new normal).

"New normal itu intinya berkegiatan dengan mengurangi kontak fisik (less contact society), semua dengan digitalisasi. Kita harus mulai siapkan instrumennya seperti penandatanganan virtual untuk transaksi akad perumahan. Untuk itu pengembang dan perbankan khususnya BTN harus bisa memfasilitasi hal tersebut," kata Basuki, dalam keterangannya, Jumat (6/5/2020).

Baca Juga: Pembangunan 1 Juta Rumah Terdampak Covid-19

Selain penandatanganan virtual, Basuki juga berharap seluruh tahapan transaksi lainnya di bidang perumahan mulai dari permohonan, pencarian rumah, hingga akad kredit juga telah dalam bentuk digital.

"Saat ini dengan adanya Pandemi Covid-19, pertemuan bukan berarti harus hadir secara fisik," tuturnya.

Baca Juga: Bedah 208.000 Rumah Tak Layak Huni, PUPR Siapkan Rp4,3 Triliun

Sementara itu, Direktur BTN Hirwandi Gafar menyatakan, pihaknya sudah menyiapkan virtual account bagi para nasabah untuk dapat melakukan transaksi mulai dari akses cari properti hingga pengajuan kredit melalui web BTN properti.

"Untuk wawancara nasabah kami juga sudah lakukan dengan virtual, namun yang masih menjadi hambatan adalah ketika transaksi akad kredit, pihak notaris masih ingin bertatap muka. Selanjutnya akan kami sampaikan untuk akad virtual saja," ujarnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini