Ojek Online Angkut Penumpang, Gojek: Penumpang Bawa Helm SNI

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 08 Juni 2020 09:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 08 320 2226084 ojek-online-angkut-penumpang-gojek-penumpang-bawa-helm-sni-opBKIJwKWH.jpg Ilustrasi Ojek Online (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pengemudi ojek online (ojol) kembali menarik penumpang, dalam masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta pada hari ini.

Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita menyebut pihaknya selama ini telah memiliki prosedur yang mengedepankan aspek kesehatan dan kebersihan yang sejalan dengan Surat Keputusan tersebut. Seperti mewajibkan mitra menggunakan masker dan sarung tangan.

Baca Juga: Cek Aplikasi, Driver Ojol Hari Ini Sudah Bisa Angkut Penumpang

"Sedangkan penumpang menggunakan masker. Kami juga menghimbau penumpang GoRide untuk membawa helm SNI pribadi," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/6/2020).

Kemudian, lanjut dia, menjaga kebersihan dan kesehatan mitra serta penumpang. Gojek sendiri memiliki 130 Posko Aman di kota-kota besar di Indonesia termasuk Jakarta, di mana mitra driver dapat melakukan pengecekan suhu tubuh, mendapatkan healthy kit (masker dan hand sanitizer).

 

"Serta tempat untuk dikakukannya penyemprotan disinfektan terhadap motor ataupun mobil yang digunakan oleh mitra," ungkap dia.

Di samping itu, lanjut dia, Gojek memiliki fitur informasi kesehatan mitra di aplikasi Gojek, di mana pelanggan dapat mengetahui suhu tubuh mitra driver dan status disinfeksi kendaraan mitra driver. Gojek merupakan layanan on-demand pertama di Indonesia yang meluncurkan fitur ini.

Baca Juga: Mau Naik Ojek Online? Jangan Lupa Bawa Helm Sendiri

"Fitur ini tidak hanya membantu para pengguna layanan Gojek untuk merasa aman dan memastikan layanan mereka memenuhi standar kesehatan dan higienis, tetapi juga membantu para mitra driver Gojek untuk bisa bekerja dengan tenang," tandas dia.

Adapun sesuai SK Dishub Nomor 105/2020, Gojek memastikan tidak beroperasi pada wilayah yang ditetapkan sebagai wilayah pengendalian ketat berskala lokal dengan menerapkan pengaturan geofencing.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini