Share

Ambil Alih 51%, Kookmin Telah Suntikan Dana untuk Dukung Likuiditas Bank Bukopin

Fakhri Rezy, Jurnalis · Jum'at 12 Juni 2020 08:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 12 278 2228684 ambil-alih-51-kookmin-telah-suntikan-dana-untuk-dukung-likuiditas-bank-bukopin-hqRuAM1Cng.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - KB Kookmin Bank merealisasi komitmennya untuk mendukung penguatan likuiditas dan permodalan PT Bank Bukopin Tbk (BBKP). Efektif hari ini, KB telah menyetorkan dana segar ke Bank Bukopin.

Direktur Operasi dan TI Bank Bukopin, Adhi Brahmantya menyatakan bahwa proses yang telah dilakukan dengan KB untuk menjadi pemegang saham pengendali baru, masih terus berjalan baik di regulator Indonesia maupun Korea Selatan. Untuk membuktikan komitmen KB sebagai salah satu pemegang saham utama Bank Bukopin, KB telah menyuntikkan dana untuk mendukung likuiditas bank.

ย Baca Juga: 51% Saham Bank Bukopin Diambil Alih Kookmin, OJK Berikan Restu

โ€œTentu hal ini adalah bukti, bahwa akusisi KB Kookmin Bank (terhadap Bukopin) adalah langkah nyata dari optimisme terhadap Bank Bukopin. Sebagai bank penyalur kredit retail (UMKM dan Konsumer) dengan potensi pertumbuhan yang berkelanjutan ke depannya,โ€ ujar Adhi dalam keterangan tertulis, Jakarta, Kamis (11/6/2020).

Sebagai bank terbesar di Korea Selatan, akusisi KB Kookmin Bank terhadap Bank Bukopin adalah pertanda positif. Apalagi, di tengah lesunya sentimen pasar terhadap ekspansi bisnis dan perekonomian.

Baca juga: Viral Tarik Tunai di Atas Rp10 Juta Wajib Lapor, Bukopin: Hoaks

Adhi berharap, nasabah semakin yakin bertransaksi keuangan dengan Bank Bukopin. Mengingat sinergi dengan KB akan semakin kuat untuk menopang pertumbuhan bisnis ke depannya.

Sementara itu, Direktur Manajemen Risiko Bank Bukopin, Jong Hwan Han, yang merupakan Direktur yang ditunjuk oleh KB menambahkan, dalam waktu dekat KB akan merealisasikan keinginannya menjadi pemegang saham pengendali baru Bukopin dengan kepemilikan minimal 51%.

"Dengan memenuhi proses dan ketentuan yang berlaku baik di Indonesia maupun di Korea Selatan," ujar Jong.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini