Share

Debat dengan Dosen Senior UI soal Utang, Luhut: Analisis yang Cukup Hebat

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 12 Juni 2020 11:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 12 320 2228757 debat-dengan-dosen-senior-ui-soal-utang-luhut-analisis-yang-cukup-hebat-bsE9tbiElS.png Menko Luhut Debat dengan Dosen Senior UI (Foto: Instagram)

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengundang Dr Djamester Simarmata ke kantornya untuk berdiskusi tentang tantangan perekonomian Indonesia.

Djamester Simarmata yang bergelar doktor adalah salah satu staf pengajar di Departemen Ilmu Ekonomi FEUI yang terbilang cukup senior.

Dalam diskusinya tersebut, Luhut membahas soal utang dengan Djamester Simarmata. Menurut Luhut, Djamester Simarmata memberikan analisis yang cukup hebat tentang utang Indonesia.

"Pak Djamester memberikan analisis yang cukup hebat tentang utang Indonesia. Jika ada perdebatan di dalam teori itu hal yang lumrah," tulis Luhut dalam akun Instagram resminya, Jakarta, Jumat (12/6/2020).

Baca Juga: Utang RI Naik, Menko Luhut: Semua untuk Hal Produktif 

Menurut Luhut, Djamester Simarmata adalah orang hebat yang mendedikasikan seumur hidupnya pada dunia pendidikan. "Usia kami bisa dibilang sudah sama-sama senior, namun jalan yang kami pilih sedikit berbeda. Saya mendedikasikan separuh hidup saya di militer, dan beliau memilih jalan akademis sebagai tonggak pengabdian untuk ibu pertiwi," katanya.

Djamester bekerja untuk terus menyuarakan dan memberikan saran dan masukan kepada semua di Pemerintahan. Di akhir pertemuan, Djamester juga menyampaikan apresiasinya atas diskusi ini karena cara seperti ini belum pernah ada sebelumnya dan ini sangat baik.

Baca Juga: Menko Luhut Yakin RI Terhindar dari Jebakan Utang China di Jalur Sutra Modern 

Djamester juga memuji tim ahli bidang ekonomi saya yang sebagian besar adalah anak-anak muda yang selalu terbuka untuk mendengar dan menerima masukan dari semua pihak, apalagi yang datang dari sosok ekonom senior berintegritas seperti beliau.

"Saya berharap kita bisa melanjutkan dan terbiasa melakukan kebiasaan baik ini, berdiskusi, berdialektika, untuk mencapai mufakat. Sesuai nilai-nilai dasar negara kita, Pancasila dan UUD'45. Tidak yang menang atau kalah dalam diskusi dan adu argumentasi hari ini. Tetapi kami sepakat pada satu hal, semua boleh berbicara dan mengkritik Pemerintah asalkan menggunakan data yang dapat diuji bersama-sama," kata Luhut.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini