Zara Tutup 1.200 Toko di Seluruh Dunia

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 12 Juni 2020 15:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 12 320 2228953 zara-tutup-1-200-toko-di-seluruh-dunia-0F0b1K7iM0.jpg Zara (Foto: Refinery29)

JAKARTA – Pemilik Zara menyatakan akan menutup 1.200 toko di seluruh dunia. Zara mulai beralih ke penjualan online selama pandemi covid-19.

Inditex, perusahaan pengelola brand Zara mengatakan akan menutup 1.200 toko kecil yang mengalami kerugian. Penutupan diharapkan terkonsentrasi di wilayah Asia dan Eropa. Dapat dipahami bahwa 107 toko Inditex di Inggris memiliki kemungkinan lebih kecil untuk terpengaruh secara signifikan.

Baca Juga: Modernisasi Warung Kecil, Bisa Kalahkan Ritel Raksasa? 

Melansir Guardian, Jumat (12/6/2020), Inditex mengatakan bahwa jumlah karyawan akan tetap stabil meski banyak toko ditutup. Perusahaan akan menawarkan pekerjaan lain seperti mengirim pembelian online.

Jumlah total toko akan turun dari 7.412 menjadi antara 6.700 dan 6.900 setelah reorganisasi, yang juga akan mencakup pembukaan 450 toko baru.

Baca Juga: Ritel Modern Pasok Barang ke Warung, Mendag Pastikan Tak Ada yang Dirugikan

Inditex mengatakan akan mempercepat dorongannya untuk menjual lebih banyak pakaian secara online karena berusaha untuk menyamakan para pesaing kelas atas seperti H&M dan Uniqlo, Fast Retailing, dan saingan baru yang hanya menjual secara online seperti Asos dan Boohoo.

Berdasarkan data Inditex, penjualan online akan mencapai lebih dari 25% dari total pada tahun 2022, dibandingkan dengan 14% pada tahun keuangan 2019. Toko yang lebih besar akan bertindak sebagai pusat distribusi untuk penjualan online.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini