Nadiem Makarim: Dana Bos Bisa Dipakai untuk Bayar Gaji Honorer

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 16 Juni 2020 10:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 16 320 2230778 nadiem-makarim-dana-bos-bisa-dipakai-untuk-bayar-gaji-honorer-AG9yIxyeBs.jpg Mendikbud Nadiem Makarim. (Foto: Dok. Kemendikbud)

JAKARTA - Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) serta Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD dan Pendidikan Kesetaraan di masa kedaruratan Covid-19 dapat digunakan untuk mendukung kesiapan satuan pendidikan.

Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 19/2020 tentang Perubahan Petunjuk Teknis BOS dan Permendikbud Nomor 20/2020 tentang Perubahan Petunjuk Teknis BOP PAUD dan Kesetaraan di masa kedaruratan Covid-19, dana dapat digunakan untuk pembelian pulsa, paket data, dan/atau layanan pendidikan daring berbayar bagi pendidik dan/atau peserta didik dalam rangka pelaksanaan pembelajaran dari rumah.

Baca Juga: Pandemi Covid-19, Penggunaan Dana BOS Tidak Dibatasi

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim menjelaskan bahwa dana BOS serta BOP PAUD dan Kesetaraan dapat digunakan untuk pembelian cairan atau sabun pembersih tangan, pembasmi kuman, masker atau penunjang kebersihan dan kesehatan lainnya termasuk alat pengukur suhu tubuh tembak (thermogun).

Untuk pembayaran honor, Mendikbud memaparkan bahwa dana BOS dapat digunakan membayar guru honorer yang tercatat pada data pokok pendidikan (Dapodik) per 31 Desember 2019, belum mendapatkan tunjangan profesi dan telah memenuhi beban mengajar termasuk mengajar dari rumah.

Baca Juga: Guru Honorer Harus Terdaftar dalam Dapodik agar Dapat Gaji dari Dana BOS

“Mengenai persentase penggunaannya, ketentuan pembayaran honor dilonggarkan menjadi tanpa batas,” kata Mendikbud dilansir dari laman Setkab, Selasa (16/6/2020).

Nadiem

Khusus BOP PAUD dan Kesetaraan juga dapat digunakan untuk mendukung biaya transportasi pendidik. Selain itu, ketentuan persentase penggunaan BOP PAUD dan Kesetaraan dilonggarkan menjadi tanpa batas.

“Adapun penggunaan BOS Madrasah dan BOP Raudhatul Athfal (RA) disesuaikan dengan petunjuk teknis yang sudah ditetapkan Kementerian Agama,” jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini