Pergerakan Penumpang di Bandara Turun 40,3%

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 17 Juni 2020 13:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 17 320 2231566 pergerakan-penumpang-di-bandara-turun-40-3-OaPAuiBZRV.jpg Bandara AP I Layani Penumpang. (Foto: Okezone.com/AP I)

JAKARTA - PT Angkasa Pura I (Persero) mencatat penurunan jumlah hingga Mei 2020. Pada Januari hingga Mei 2020, perseroan melayani 18,7 juta penumpang atau turun 40,36% dari jumlah trafik pada periode yang sama di 2019 yang mencapai 31,4 juta penumpang.

Trafik penumpang terendah terjadi pada Mei lalu yang hanya mencapai 76.841 penumpang. Sedangkan trafik penumpang pada Januari 2020 yaitu 7.067.556 penumpang, pada Februari 2020 yaitu 6.050.373 penumpang, pada Maret 2020 yaitu 4.673.220 penumpang, dan pada April 2020 sebanyak 860.765 penumpang.

“Hal ini merupakan dampak dari kebijakan pengendalian transportasi daan perjalanan orang dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, khususnya pada masa larangan mudik Lebaran," ujar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, dalam keterangannya, Rabu (17/6/2020).

Baca Juga: Upaya Pertahankan Bisnis Bandara dengan Kencangkan Ikat Pinggang

Pada periode Januari-Mei 2020, trafik penumpang tertinggi terjadi di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yaitu sebanyak 4.768.342 penumpang. Namun penurunan trafik penumpang tertinggi juga terjadi di Bandara I Gusti NGurah Rai Bali di mana penurunan mencapai 47,13% dari trafik periode yang sama tahun lalu yang mencapai 9.019.366 penumpang.

Trafik tertinggi kedua terjadi di Bandara Juanda Surabaya yaitu sebesar 3.897.887 penumpang. Sedangkan trafik tertinggi ketiga pada periode ini terjadi di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar yaitu sebesar 2.704.484 penumpang.

Baca Juga: Bisnis Suram karena Covid-19, AP II Pangkas Belanja Modal Jadi Rp1,1 Triliun

Sementara itu, pada 1-15 Juni 2020, AP I telah melayani 5.628 pergerakan pesawat dengan 222.040 penumpang dan 12,9 juta kg kargo di 15 bandara kelolaaanya. Trafik penumpang pada awal Juni ini menunjukkan peningkatan dibanding trafik pada Mei 2020 yang hanya sebesar 76.841 penumpang.

"Pada awal hingga pertengahan Juni ini, indikasi peningkatan trafik penumpang sudah terlihat dibandingkan Mei lalu di mana pada Mei diberlakukan pembatasan transportasi. Angkasa Pura I optimis bahwa trafik akan terus mengalami peningkatan ke depannya, walau secara perlahan. Untuk mengantisipasi peningkatan trafik di masa persiapan fase new normal, Angkasa Pura I telah melakukan sosialisasi penerapan protokol new normal kepada para stakeholder bandara, dari mulai mitra bisnis hingga pengguna jasa bandara," ujar Faik Fahmi.

Pada periode awal Juni ini, Bandara Sultan Hasanuddin melayani trafik penumpang tertinggi yaitu 53.940 orang dengan 996 pergerakan pesawat. Sementara trafik penumpang tertinggi kedua terjadi di Bandara Juanda Surabaya yaitu 50.261 orang dengan 886 pergerakan pesawat. Trafik penumpang tertinggi ketiga terjadi di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan yaitu 34.345 orang dengan 659 pergerakan pesawat.

"Bandara Sultan Hasanuddin Makassar melayani trafik penumpang tertinggi disebabkan karena bandara tersebut merupakan bandara transit atau hub yang menghubungkan dengan bandara-bandara lain di wilayah timur Indonesia," ujar Faik Fahmi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini