Lancarkan Distribusi Logistik Saat Covid-19, Tol Laut Dimaksimalkan

Fadel Prayoga, Jurnalis · Minggu 21 Juni 2020 19:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 21 320 2233948 lacarkan-distribusi-logistik-saat-covid-19-tol-laut-dimaksimalkan-6pCEHbeb8U.jpg Kontainer (Reuters)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan terus berupaya semaksimal mungkin memastikan kelancaran pengiriman logistik di tengah Covid-19. Salah satunya dengan mengoptimalkan layanan Tol Laut.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi saat memberikan sambutan pada pelantikan pengurus Indonesian National Shipowners Association (INSA) mengatakan bahwa di masa Pandemi Covid 19 ini, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memiliki program untuk menjamin keberlangsungan logistik ke seluruh wilayah Nusantara.

 Baca juga: Kemenhub Beberkan Strategi Optimalisasi Tol Laut saat New Normal

"Salah satu program Pemerintah dalam upaya menjamin keberlangsungan logistik di tengah masa pandemi Covid adalah dengan mengoptimalkan program Tol Laut.

"Tol Laut di tengah Pandemi ini diharapkan mampu menjaga berlangsungnya pasokan logistik ke seluruh wilayah Indonesia," kata Menhub Budi dalam keterangan tertulis, Jakarta, Minggu (21/6/2020).

 Baca juga: Presiden Jokowi Ribut soal Tol Laut, Ini Faktanya!

Dalam hal ini, tambahnya, Industri Pelayaran memiliki peran penting untuk mendukung program tersebut mengingat Indonesia merupakan Negara kepulauan yang dihubungkan melalui jalur laut. Dan untuk itu, pelayaran swasta nasional diharapkan bisa ikut terlibat aktif dalam program Tol Laut dengan melayani beberapa trayek yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan.

"Saat ini kami telah berupaya semaksimal mungkin agar Tol Laut dapat lebih baik memberikan layanan kepada masyarakat di seluruh Indonesia, khususnya bagi saudara-saudara kita di Timur Indonesia. Dan untuk memaksimalkan Tol Laut butuh peran semua pihak agar benar-benar dapat memaksimalkan kapasitas angkut yang ada di dalam kapal sehingga dapat menurunkan disparitas harga," kata Menhub Budi.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub, Capt. Wisnu Handoko menjelaskan untuk mencapai disparitas harga yang proporsional semua aspek harus diperbaiki secara simultan oleh seluruh lembaga terkait. Dan harus digarisbawahi jika yang dijadikan parameter hanya disparitas harga, maka tidak akan dapat diselesaikan sendiri oleh program Tol Laut.

 Baca juga: Industri Bangun Pabrik di Indonesia Timur Dapat 'Libur' Bayar Pajak

"Untuk menyelesaikan masalah disparitas harga, hal yang harus dilakukan diantaranya adalah dengan memperkuat supervisi perdagangan antar pulau. Lalu menerapkan digitalisasi salah satunya dengan National Logistik Ekosistem dan yang terakhir yaitu pengembangan sarana prasarana infrastruktur pelabuhan secara terus menerus mengikuti kebutuhan jumlah dan jenis komoditi," katanya.

Capt Wisnu juga menjelaskan bahwa program Tol Laut yang diawasi dan dijalankan oleh pihaknya juga merespon cepat permintaan Pemerintah Daerah (Pemda) yang ingin daerahnya disinggahi oleh kapal-kapal Tol Laut. Hal ini seperti merespon permintaan dari Bupati Pulau Morotai, Benny Laos yang meminta tambahan rute untuk menjual hasil laut mereka ke Pulau Jawa.

"Beberapa waktu lalu Bupati Pulau Morotai meminta tambahan singgah rute kapal Tol Laut ke daerahnya dan ini langsung kita respon. Dari yang sebelum satu rute menjadi dua rute. Kami berharap tambahan rute ini dapat meningkatkan kegiatan perekonomian masyarakat, sebab kita ketahui kalau Pulau Morotai sangat bagus hasil lautnya," katanya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini