Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kontraksi Ekonomi April-Mei 2020, Sri Mulyani: Kondisi Terburuk

Taufik Fajar , Jurnalis-Senin, 22 Juni 2020 |13:58 WIB
Kontraksi Ekonomi April-Mei 2020, Sri Mulyani: Kondisi Terburuk
Sri Mulyani (Kemenkeu)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah akan fokus untuk mengangkat perekonomian di semester II-2020. Hal itu dikarenakan pertumbuhan ekonomi di kuartal tersebut akan mengalami tekanan yang cukup dalam imbas pandemi Covid-19.

Menurut Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, pemerintah tahun ini memproyeksikan pertumbuhan ekonomi antara -0,4% sampai 1%. Sebelumnya, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 2,3%. Tapi tekanan di kuartal II membuat pertumbuhan ekonomi diprediksi menjadi semakin sulit.

 Baca juga: Ulang Tahun Jakarta, Kisah 'Uang Rokok' yang Bangkrutkan VOC

"Jadi, pemerintah sekarang mengejar agar kuartal III dan IV ekonominya bisa kembali pulih dari situasi kontraksi dari kuartal II," ujar dia pada rapat dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Senin (22/6/2020).

Dia menjelaskan kontraksi ekonomi pada April-Mei merupakan kondisi yang terburuk. Maka itu pemerintah berharap pada Juni-Juli ekonomi akan membaik. Sehingga bisa menjaga momentum di kuartal III dan kuartal IV.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement