Berikut Cara Aman agar PIN Kartu Kredit dan ATM Tak Mudah Dibobol

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 23 Juni 2020 14:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 23 320 2234955 berikut-cara-aman-agar-pin-kartu-kredit-dan-atm-tak-mudah-dibobol-JWCGNgUxXP.jpg ATM (Foto: Reuters)

JAKARTA – Mulai 1 Juli 2020 seluruh pengguna kartu kredit di Indonesia wajib mengaktifkan 6 digit PIN. Pasalnya, jika mereka tak menjalankan Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 16/25/DKSP tahun 2014 tentang Kegiatan Alat Pembayaran Menggunakan Kartu, maka tidak akan bisa melakukan transaksi.

Nantinya, pengamanan kepada kartu kredit pun akan sama dengan kartu ATM, yakni harus diberikan proteksi dengan PIN. Di mana sebelumnya, ketika akan melakukan pembayaran, pemilik kartu kredit hanya cukup tanda tangan untuk memverifikasinya.

Baca Juga: 1 dari 4 Pemegang Kartu Kredit di Indonesia Masih Belum Aktifkan PIN 

Direktur Eksekutif Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) Steve Marta menyebut kebijakan itu diterbitkan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pengguna saat akan transaksi. Dirinya meminta kepada seluruh pemilik untuk mengganti PIN kartu kredit dan ATM secara berkala, minimal enam bulan sekali.

“Salah satu cara yang baik dengan mengganti secara berkala. Mungkin setiap 6 bulan sekali,” kata Steve dalam diskusi virtual, Selasa (23/6/2020).

Baca Juga: Transaksi Kartu Kredit, Lebih Aman Mana Pakai PIN atau Tanda Tangan? 

Dalam kesempatan yang sama, onfluencer Jonathan End menyebut PIN kartu kredit dan ATM yang aman itu jangan memilih angka secara berurutan. Lalu, antar anggota keluarga jangan menyamakan setiap PIN-nya. Sebab, bila dibobol oleh seseorang, maka kemungkinan besar seluruh rekening akan dikuras oleh oknum yang tak bertanggunjawab.

“Lalu, jangan dicatat di kertas. Jangan pakai tanggal lahir, karena itu formatnya pas banget. Jangan memberitahukan PIN kepada siapapun. Jangan kasih tahu ke pihak bank juga, karena orang bank tidak pernah meminta,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, pemilihan PIN ATM dan kartu kredit diharapkan untuk dibedakan. Sehingga, tidak gampang terbaca oleh seseorang.

“Diusahakan setiap PIN yang digunakan berbeda-beda,” kata dia.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini