BUMN dan Anak Usaha Batal IPO karena Corona, Ini Kata BEI

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 26 Juni 2020 18:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 26 278 2236993 bumn-dan-anak-usaha-batal-ipo-karena-corona-ini-kata-bei-pUiI32o8CD.jpg IPO Anak Usaha BUMN (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) buka-bukaan soal penundaan rencana Initial Public Offering (IPO) perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hal tersebut disebabkan oleh adanya pandemi virus corona yang menginfeksi perekonomian Indonesia.

Direktur Utama BEI Inarno Djajadi mengatakan, hingga saat ini belum ada wacana dari perusahaan BUMN untuk melakukan IPO. Bahkan dalam 21 perusahaan yang mengantre di pipeline, tidak ada satupun perusahaan dan anak usaha BUMN yang akan IPO.

Baca Juga: BEI Masih Tunggu BUMN dan Anak Usahanya untuk IPO 

Asal tahu saja, hingga saat ini sudah terdapat 28 perusahaan tercatat baru di BEI. Sementara itu sudah ada 21 perusahaan di pipeline pencatatan efek saham baru pada tahun ini.

"Kita sampaikan sampai dengan Juni sampai diskusi ini, untuk IPO saham BUMN atau anak belum masuk," ujarnya dalam diskusi virtual, Jumat (26/6/2020).

Menurutnya sejauh ini wacana yang akan dilakukan oleh perusahaan dan anak usaha BUMN hanya penerbitan obligasi. Nyoman menambahkan, rencana penerbitan obligasi oleh perusahaan dan anak usaha BUMN ini masih sesuai dengan rencana.

Baca Juga: IPO 2 Anak Usaha, Bos Pertamina: Bukan Jual Aset! 

Meskipun begitu, dirinya tidak menyebutkan ada berapa banyak perusahaan BUMN yang akan melakukan aksi korporasi tersebut. Termasuk juga perusahaan dan anak usaha BUMN mana saja yang akan melakukan obligasi.

"Tapi untuk obligasi sudah masuk. Dan sampai sekarang berjalan sesuai dengan jadwal yang sudah ada," ucapnya.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini