JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menggabungkan pembentukan tujuh rumah sakit milik BUMN ke dalam grup Indonesia Healthcare Corporation (IHC) di bawah pimpinan PT Pertamina Bina Medika (Pertamedika), anak usaha PT Pertamina (Persero).
Persetujuan ini ditandai dengan dilaksanakannya penandatanganan perjanjian pengambilalihan saham bersyarat (conditional sales and purchase agreement/CSPA) antara kedua belah pihak.
Baca juga: Siapa yang Menjadi Penyelamat Ekonomi di Tengah Corona?
Dengan adanya kesepakatan ini maka jumlah rumah sakit yang akan dikelola dalam grup IHC ini akan meningkat dari sebelumnya 14 rumah sakit menjadi total 35 rumah sakit.
Erick Thohir menegaskan, integrasi RS BUMN ini akan meningkatkan fokus bisnis dan kualitas pelayanan kesehatan serta menjadikannya pemimpin pasar dalam bisnis rumah sakit di Indonesia. Secara konsolidasi grup RS BUMN diestimasikan memiliki pendapatan usaha hingga mencapai Rp4,5 triliun dan total aset mendekati Rp5 triliun.