Waduh, Ada 92 Daerah Belum Perbarui Data Kemiskinan Sejak 2015

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 01 Juli 2020 20:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 01 320 2239729 waduh-ada-92-daerah-belum-perbarui-data-kemiskinan-sejak-2015-QMxRUGiNpP.jpg Kemiskinan RI Meningkat Akibat Virus Corona. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat ada 92 daerah dari 514 kabupaten atau kota yang tidak pernah melakukan verifikasi dan validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sejah tahun 2015. Hal ini membuat jumlah orang miskin di kota tersebut tercatat paling banyak dibandingkan dengan kawasan lainnya.

"Apabila diklasifikasikan paling parah 92 kabupaten atau kota. Ini kondisi yang kami hadapi sekarang," ujar Menteri Sosial Juliari Batubara, Rabu (1/7/2020).

Baca Juga: Perbarui Data Kemiskinan, Mensos hingga Bappenas Sambangi DPR

Kemudian, lanjut dia, sebanyak 319 lainnya melakukan pembaruan data sebanyak 50%. Lalu sebanyak 103 kabupaten kota melakukan pembaruan data lebih dari 50%.

Akan tetapi, tutur dia, hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Pasalnya walaupun pemerintah pusat terakhir kali melakukan verifikasi dan validasi data pada 2015, pada tahun berikutnya pembaruan data dilakukan pemerintah daerah.

"Beberapa waktu lalu dituliskan di media bahwa datanya data lama tahun 2015. Mungkin itu tidak 100% benar. Memang, verifikasi dan validasi terakhir yang dilakukan secara nasional adalah saat 2015 tapi bukan berarti 2015 sampai 2020 tidak ada verifikasi sama sekali," ungkap dia.

Baca Juga: Fakta Lonjakan Kemiskinan dan Pengangguran akibat Corona, Nomor 5 Tak Disangka-sangka

Dia juga menambahkan, Bappenas sudah memberikan anggaran kepada Kemensos untuk melakukan verifikasi data terbaru.

"Jadi Bappenas sudah menganggarkan sejumlah anggaran kepada Kemensos untuk melakukan verivali yang lebih masif di tahun 2021," tandas dia.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini