Fakta Perusahaan Besar Boikot Iklan Facebook hingga Kekayaan Mark Zuckerberg Anjlok

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 04 Juli 2020 10:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 03 320 2240959 fakta-perusahaan-besar-boikot-iklan-facebook-hingga-kekayaan-mark-zuckerberg-anjlok-2VMBen3HTW.jpg Facebook (CNN)

JAKARTA – Perusahaan besar berbondong-bondong mencabut iklannya di Facebok. Aksi dalam kampanye #StopHateForProfit ini diikuti beberapa perusahaan besar yang berjanji untuk menghentikan sementara iklan di Facebook.

Beberapa perusahaan yang menarik iklannya di Facebook antara lain Verizon Unilever, Coca-Cola hingga Honda. Mereka mengatakan mereka akan menarik iklannya. Saham Facebook ditutup anjlok lebih dari 8% pada perdagangan Jumat.

Oleh karena itu, Jakarta, Sabtu (4/7/2020), berikut fakta-fakta perusahaan-perusahaan besar boikot Facebook:

 Baca juga: Gara-Gara Coca-Cola, Kekayaan Bos Facebook Lenyap Rp102,57 Triliun 

1. Awal Permasalahan

Munculnya kampanye #StopHateforProfit juga dipicu adanya penolakan Facebook atas penolakan penghapusan soal unggahan postingan Presiden Donald Trump. Di mana, Trump mengancam para demonstran dengan kekerasan dan juga menyebut demonstran "preman."

2. Perusahaan Besar Tarik Iklannya di Facebook

Beberapa perusahaan yang menarik iklannya di Facebook antara lain Verizon Unilever, Coca-Cola hingga Honda. Mereka mengatakan mereka akan menarik iklannya.

Starbucks mengikuti jejak Unilever hingga Coca-Cola memboikot iklan di seluruh media sosial (medsos), termasuk iklan di Facebook. Langkah ini sebagai bentuk kampanye menolak ujaran kebencian di berbagai medsos.

 Baca juga: Starbucks hingga Unilever Boikot Iklan di Facebook, Mark Zuckerberg Menyerah

Starbucks akan tetap memposting dan menggunggah di media sosial mereka namun bukan sebagai iklan berbayar.

3. Saham Facebook Anjlok

Saham Facebook baru-baru ini mengalami kejatuhan hingga 8% pada Jumat pekan lalu. Hal tersebut dikarenakan adanya pemboikotan yang dilakukan oleh Coca Cola dan perusahaan besar lainnya.

4. Kekayaan Mark Zuckerberg Anjlok

pemboikotan tersebut membuat kekayaan bersih Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg turun USD7,21 miliar setara Rp102,57 triliun (Rp14.226 per USD) pada Sabtu 27 Juni 2020. Hal ini diakibatkan Coca Cola menghentikan kegiatan iklan produknya selama 30 hari ke depan dan akan terus memikirkan kembali kebijakan yang akan diambil dalam hal tersebut serta beberapa perusahaan lainnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini