Gara-Gara Coca-Cola, Kekayaan Bos Facebook Lenyap Rp102,57 Triliun

Natasha Oktalia, Jurnalis · Senin 29 Juni 2020 13:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 29 320 2238106 gara-gara-coca-cola-kekayaan-bos-facebook-lenyap-rp102-57-triliun-LAEIvwF4J0.jpg Mark Zuckerberg (Reuters)

JAKARTA - Saham Facebook baru-baru ini mengalami kejatuhan hingga 8%. Hal tersebut dikarenakan adanya pemboikotan yang dilakukan oleh Coca Cola.

Bahkan, pemboikotan tersebut membuat kekayaan bersih Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg turun USD7,21 miliar setara Rp102,57 triliun (Rp14.226 per USD) pada Sabtu 27 Juni 2020. Hal ini diakibatkan Coca Cola menghentikan kegiatan iklan produknya selama 30 hari ke depan dan akan terus memikirkan kembali kebijakan yang akan diambil dalam hal tersebut serta beberapa perusahaan lainnya.

 Baca juga: Punya Harta Rp4.774 Triliun, Raja Minyak Ini Tak Pernah Masuk Daftar Miliarder Dunia

Coca-Cola merupakan brand yang mendukung kampanye #StopHateforProfit oleh kelompok-kelompok hak sipil Amerika. Hal tersebut didasari atas terjadinya kasus kematian George Floyd, 25 Mei kemarin akibat penembakan yang dilakukan oleh Pewira polisi Minneapolis.

Hal tersebut dituliskan oleh CEO Coca Cola James Quincey di akun resmi Coca Cola. "Tidak ada tempat untuk rasisme di dunia dan tidak ada tempat untuk rasisme di media sosial,," ujarnya melansir Business Insider, Jakarta, Senin (29/6/2020).

 Baca juga: Berkat Dua Buah Batu, Pria Ini Jadi Miliarder Dalam Semalam

Munculnya kampanye #StopHateforProfit juga dipicu adanya penolakan Facebook atas penolakan penghapusan soal unggahan postingan Presiden Donald Trump. Di mana, Trump mengancam para demonstran dengan kekerasan dan juga menyebut demonstran "preman."

Beberapa perusahaan besar lain yang juga diketahui menghentikan kegiatan iklan mereka di laman Facebook dan platfrom media digital lainnya, perusahaan tersebut antara lain Unilever, Hershey Co, North Face, Verizon, dan yang lain-lainnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini