Wall Street Ditutup Anjlok Imbas Melonjaknya Kasus Virus Corona di AS

Fakhri Rezy, Jurnalis · Rabu 08 Juli 2020 08:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 08 278 2242875 wall-street-ditutup-anjlok-imbas-melonjaknya-kasus-virus-corona-di-as-iUzWKO5MnQ.jpg Wall Street (Reuters)

NEW YORK - Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Selasa (7/7/2020) waktu setempat. Hal ini dikarenakan aksi jual investor yang mencari untung di tengah lonjakan kasus baru virus Corona atau Covid-19 di AS.

Sebagian besar Amerika Serikat melaporkan puluhan ribu kasus infeksi Corona. New York memperluas karantina perjalanannya bagi pengunjung dari tiga negara bagian, sementara wilayah Miami yang lebih luas di Florida menghentikan pembukaan kembali.

 Baca juga: Wall Street Melonjak di Tengah Ekspektasi Kebangkitan Ekonomi China

Melansir Reuters, Jakarta, Rabu (8/7/2020), Dow Jones Industrial Average turun 396,85 poin atau 1,51% menjadi 25.890,18, sedangkan S&P 500 kehilangan 34,4 poin atau 1,08% menjadi 3.145,32. Sementara itu, Nasdaq Composite turun 89,76 poin atau 0,86% menjadi 10.343,89.

"Banyak ketidakpastian dan kekhawatiran meningkat, mungkin ada lebih banyak aksi ambil untung dan volatilitas di toko di sisi bawah setelah rebound luar biasa dari posisi terendah Maret," ujar presiden Alan B Lancz & Associates Inc, Alan Lancz.

 Baca juga: Wall Street Berakhir Mixed, Nasdaq Pimpin Kenaikan

Walmart Inc (WMT.N) naik 6,8% setelah sebuah laporan bahwa pengecer tersebut hampir meluncurkan program keanggotaannya. Pesaing langsung untuk layanan Perdana Amazon.com (AMZN.O). Saham Amazon tergelincir 1,3%.

Novavax Inc (NVAX.O) melonjak 31,6% ketika pemerintah AS memberikan USD1,6 miliar kepada pembuat obat untuk menutup pengujian, komersialisasi, dan pembuatan vaksin virus corona yang potensial di negara tersebut.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini