Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Turun 12%, Sri Mulyani Pusing Penerimaan Pajak Seret

Rina Anggraeni , Jurnalis-Kamis, 09 Juli 2020 |17:29 WIB
Turun 12%, Sri Mulyani Pusing Penerimaan Pajak Seret
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Ungkap Penurunan Penerimaan Pajak. (Foto: Okezone.com/Instagram)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan pajak semakin sulit. Hingga akhir Juni 2020, realisasi penerimaan pajak Rp531,7 triliun, turun 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 604,3 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, merosotnya penerimaan pajak sejalan dengan tekanan aktivitas usaha karena adanya PSBB akibat pandemi Covid-19. Hal ini juga tercermin dari hampir seluruh sektor pajak.

Penurunan pajak hingga Juni tersebut juga lebih dalam jika dibandingkan Mei 2020 yang mengalami kontraksi 10,8% (yoy).

"Capaian tersebut baru 44,4% dari target tahun ini yang sebesar Rp1.198,8 triliun berdasarkan Perpres 72 Tahun 2020," kata Sri Mulyani, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (9/7/2020).

Baca Juga: Seberapa Greget Pemerintah Pungut Pajak Netflix Cs?

Kata dia, sektor pertambangan mengalami kontraksi hingga 42,2% (yoy), disusul industri pengolahan yang juga turun 38,4%, perdagangan turun 21,2% , konstruksi dan real estat turun 12,8% , serta jasa keuangan dan asuransi turun 11,3% .

Hanya sektor transportasi dan pergudangan yang masih mengalami pertumbuhan positif hingga 9,3% (yoy).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement