WHO Sebut Penyebaran Covid-19 Lewat Airborne, Terapkan Ventilasi Silang untuk Atur Udara

Natasha Oktalia, Jurnalis · Kamis 09 Juli 2020 17:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 09 470 2243744 who-sebut-penyebaran-covid-19-lewat-airborne-terapkan-ventilasi-silang-untuk-atur-udara-2mFoi86xZU.jpg Rumah (Okezone)

JAKARTA - Penyebaran Covid-19 pasalnya sudah menyebar di udara atau sering disebut airborne. Hal ini menjadi pembicaraan yang hangat di sejumlah kalangan.

Tentunya, setiap individu harus lebih fokus dalam penanganan penyebaran virus ini. Terutama, di dalam rumah sendiri.

 Baca juga: Beli atau Sewa Rumah? Coba Pertimbangkan 5 Hal Ini Dulu

Menurut Managing PDW Architects Tiyok Prasetyoadi mengatakan, rumah yang baik tentunya mempunyai sejumlah ventilasi dan lubang pergantian udara yang baik. "Salah satunya adalah ventilasi dengan model ventilasi silang," ujarnya kepada Okezone, Jakarta, Kamis (9/7/2020).

Dirinya mengatakan, ventilasi silang sendiri merupakan jenis ventilasi dengan dua bukaan berupa jendela atau pintu yang letaknya saling berhadapan di dalam satu ruangan. Dengan adanya ventilasi atau tirai yang membatasi jarak antar objek hal tersebut dapat membantu rumah tersebut agar dapat menyaring udara dari polusi.

Baca juga: Perencanaan Rumah dengan Prediksi Jumlah Anggota Keluarga Terus Bertambah

Sama halnya dengan rumah bergaya kolonial di era 50-an, menurut Tiyok rumah dengan permodelan seperti itu merupakan referensi rumah terbaik dengan sirkulasi dan sejumlah pertukaran udara yang baik. Karena, rumah bergaya tersebut dilengkapi dengan kanopi dan adanya ventilasi kecil atau sirkulasi dari saluran lubang kecil di atas lantai.

Menurutnya, di setiap rumah yang dibangun harus memiliki bagian terbuka yang dapat menghadap langsung ke atas (open to sky). Selain itu, salah satu prinsipnya karena Indonesia memiliki iklim tropis tentunya harus mempunyai ruang di bawah atap yang dapat menarik udara.

Baca juga: Ingin Hidup Hemat Listrik, Bisa Dimulai dari Pompa Air

Menurut Tiyok, selain ventilasi yang harus diperhatikan adalah pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan yang dimulai dari diri sendiri.

"Virus Covid-19 ini enggak akan lama untuk tahan di udara, namun akan tahan jika melekat di pakaian dan barang lainnya yang terkontaminasi dengan orang OTG atau contact fisik dengan orang lain," papar Tiyok.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini