Investor juga mulai mengubah fokus mereka ke musim pendapatan kuartal kedua, yang bergeser ke level lebih tinggi minggu depan. Perusahaan S&P 500 diperkirakan akan mencatat penurunan lebih dari 40% pada pendapatan tahun-ke-tahun, yang akan menjadi penurunan laba triwulanan terbesar sejak krisis keuangan 2008, berdasarkan data IBES dari Refinitiv.
Melansir Reuters, Jakarta, Jumat (10/7/2020), Dow Jones Industrial Average turun 361,19 poin atau 1,39% menjadi 25.706,09, sedangkan S&P 500 kehilangan 17,89 poin, atau 0,56%, menjadi 3.152,05. Sementara itu, Nasdaq Composite menambahkan 55,25 poin, atau 0,53% menjadi 10.547,75.
Baca juga: Wall Street Ditutup Menguat berkat Data Tenaga Kerja AS
Membantu saham di awal hari adalah data yang menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran turun ke level terendah empat bulan dekat minggu lalu. Namun rekor 32,9 juta orang mengumpulkan cek pengangguran di minggu ketiga Juni.