Stimulus Belum Merata, Hipmi Sebut Pengusaha Besar Tak Perlu Dibantu

Michelle Natalia, Jurnalis · Selasa 14 Juli 2020 11:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 14 320 2246026 stimulus-belum-merata-hipmi-sebut-pengusaha-besar-tak-perlu-dibantu-tyOmLESfUM.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

Di masa pandemi ini, Maming berharap, HIPMI dengan infrastruktur di 34 provinsi siap menggerakkan sektor riil di lapangan dan siap bersinergi dengan pemerintah. Kemudian, terkait POJK Nomor 11 tahun 2020, HIPMI membentuk tim khusus kelompok kerja (Pokja) Relaksasi untuk memfasilitasi sektor UKM dengan dunia perbankan.

"Dalam konteks Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), sesuai PP Nomor 23 tahun 2020, HIPMI sinergi secara intensif dengan Kementerian Keuangan, OJK dan perbankan, untuk menggerakkan dunia usaha, agar likuiditas mengalir sesuai alokasi dan desain regulasi pemerintah, sehingga bisa memberikan daya ungkit ekonomi. HIPMI mengapresiasi terobosan-terobosan dari pemerintah dan ikut mendorong percepatan kebangkitan ekonomi untuk segera keluar dari pandemi," imbuhnya.

Selain itu, Maming juga meluruskan adanya isu bahwa relaksasi kredit sebesar 80% untuk penyelamatan kredit macet korporasi besar yang notabene milik konglomerat itu salah.

"Saya mengklarifikasi bahwa isu tersebut tidak benar. Saya meluruskan, justru HIPMI mengeluarkan data hanya 20% dari UMKM HIPMI yang sudah diproses insentif dengan perbankan, sisanya belum ini yang harus diperhatikan. Untuk diketahui anggota HIPMI didominasi oleh UMKM," tegasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini