"Aset sudah kalah dengan utangnya (Jiwasraya). Maka dibentuk perusahan baru yang masuk dalam holding Asuransi, karena Jiwasraya masuk asuransi, tidak masuk anak perusahaan holding Asuransi," ujar Arya saat dihubungi, Jakarta, Selasa (14/7/2020).
Baca juga: BPK Akan Laporkan Benny Tjokro ke Mabes Polri
Arya mengungkapkan, seluruh aset Jiwasraya akan diambil alih oleh perusahan baru, termasuk nasabahnya. Keputusan itu, setelah seluruh utang dan bunganya direstrukturisasi.
"Nantinya membeli asetnya Jiwasraya juga akan mengambil alih nasabahnya yang sudah direstrukturisasi hutang dan bunganya, baru dimasukan ke perusahaan baru tersebut," ujar dia.