Data Tenaga Kerja Negatif, Wall Street Ditutup Lesu

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Jum'at 17 Juli 2020 08:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 17 278 2247716 data-tenaga-kerja-negatif-wall-street-ditutup-lesu-GusKTq71ex.jpg Bursa saham Wall Street ditutup melemah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTAWall Street ditutup melemah pada akhir perdagangan kemarin. Bursa saham AS melemah tertekan data tenaga kerja yang menunjukkan 1,3 juta orang Amerika mengajukan tunjangan pengangguran pekan lalu.

Dow Jones Industrial Average turun 135,39 poin atau 0,50% menjadi 26.734,71. S&P 500 turun 10,99 poin atau 0,34% menjadi 3.215,57. Indeks Komposit Nasdaq merosot 76,66 poin atau 0,73% menjadi 10.473,83, dilansir dari Xinhua, Jumat (17/7/2020).

Baca juga: Mau Buka Usaha Studio Foto? Begini Hitungan Untung Ruginya

Enam dari 11 sektor S&P 500 utama ditutup lebih rendah, dengan teknologi dan real estat masing-masing turun 1,22% dan 1,19%, memimpin penurunan. Sementara itu sektor Utilitas naik 1,33%, kelompok dengan kinerja terbaik.

Perusahaan-perusahaan China yang terdaftar di AS diperdagangkan sebagian besar lebih rendah, dengan delapan dari 10 saham teratas berdasarkan indeks S&P AS 50 terdaftar di AS mengakhiri hari dengan catatan suram.

Baca juga: 5 Persiapan yang Harus Diketahui Sebelum Memulai Usaha Baru

Departemen Tenaga Kerja melaporkan, klaim pengangguran awal AS yang dijadikan acuan untuk mengukur PHK, mencapai 1,3 juta pada pekan yang berakhir 11 Juli, menyusul revisi 1,31 juta pada minggu sebelumnya. Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan 1,24 juta klaim baru.

Selama empat bulan terakhir, lebih dari 51 juta orang Amerika telah mengajukan klaim pengangguran baru karena pandemi covid-19 terus membebani pasar tenaga kerja.

(kmj)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini