Mau Buka Usaha Studio Foto? Begini Hitungan Untung Ruginya

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 14 Juli 2020 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 14 320 2246221 mau-buka-usaha-studio-foto-begini-hitungan-untung-ruginya-ZJTXWW3Tz5.jpg Fotografer (Foto: Ist)

JAKARTA - Kamu suka di foto? atau justru kamu lebih suka untuk memfoto orang? Jika salah satu hobi kalian adalah hal itu, maka kamu bisa mendapatkan uang dari apa yang kalian suka.

Bagi kalian lebih suka dipotret, kalian bisa mendapatkan uang dengan menjadi seorang model. Bahkan kalian juga bisa menjadi seorang bintang iklan atau pemain sinetron.

Nah bagi kalian yang memiliki hobi fotografi atau memotret juga jangan khawatir karena kalian juga bisa tetap mendapatkan uang dari kesukaan kalian ini. Bahkan kalian bisa menjadi pengusaha di bidang ini.

Apalagi, saat ini banyak sekali peralatan fotografi yang bisa kalian operasikan dan dapatkan dengan mudah. Bahkan, tinggal sekali jepret hasil sudah bisa kalian lihat di layar LCD kamera.

 Baca Juga: Hobi Masak, Mahasiswi Raup Untung Besar dari Jualan Pisang Peppe

Hal ini membuat kamu bisa bereksperimen dengan mudah dan mengeksplore kemampuan kalian. Kamu pun tidak perlu ahli untuk mendapat foto yang memuaskan karena ada banyak teknologi digital yang ada.

Modal yang kamu keluarkan pun untuk memulainya tidak terlalu mahal. Kamu bisa memulanya dengan mencari alat foto yang bisa didapatkan dengan harga Rp1 juta saja.

Tapi jika kamu memang serius untuk memulai usaha ini, maka cari kamera digital dengan tingkat ketajaman atau pixel yang lebih tinggi. Biasannya kamera dengan ketajaman 5 mega pixel sudah cukup memadai untuk usaha ini, meskipun semakin tinggi pixelnya maka akan semakin maksimal hasilnya.

Akan lebih baik jika kamera kamu bisa digonta-ganti lensanya. Dengan begitu kamu akan bisa mendapatkan foto yang lebih sempurna.

 Baca Juga: Berkah Tahun Ajaran Baru, Pedagang Seragam Sekolah Banjir Orderan

Lalu bagaimana sih proyeksi pendapatannya? Hal ini sangat tergantung dari mana kamu memulainya. Jika hanya dengan kamera maka sangat terbatas kemampuannya, namun murah, kami bisa membuat foto-foto sederhana dengan hiasan digital.

Misalnya, per foto dengan bingkai atau hiasan digital ukuran 5R bisa kamu jual dengan harga Rp5.000. Atau jika ingin foto sederhana yang dibuat menjadi kalender tempel biasannya kamu bisa jual dengan harga Rp50.000, jika dalam sehari sudah mendapatkan orderan minimal dua, maka keuntungan yang didapatkan.

Jika ingin mendapatkan penghasilan atau pendapatan yang lebih besar, kamu bisa memulai usaha foto studio. Misalnya foto untuk pesta pernikahan, kelulusan atau order pesta dan peristiwa lainnya yang biasannya dihitung per album.

Untuk paket pernikahan, biasannya mencapai Rp3 juta atau bahkan lebih bagi orang yang lebih profesional. Pasti kalian bingung kan bagaimana cara kalian memulainya? Tenang Okezone pun sudah merangkum apa saja yang harus disiapkan jika ingin membuka usaha fotografi.

Mengutip dari buku 'Peluang Usaha untuk Anak Muda' karya Agoeng Widyatmoko, berikut hal-hal yang harus disiapkan untuk membuka bisnis fotografi :

1. Lokasi

Untuk memulai usaha fotografi sebenarnya lokasi merupakan urusan dari sekian banyak faktor yang harus kamu pertimbangkan. Sebab, meskipun bukan ada di lokasi yang strategis asalkan kamu pintar dalam memasarkan, maka usaha fotografi akan bisa tetap berjalan.

Namun jika kamu memiliki modal yang cukup besar, bisa juga mencari lokasi yang cukup strategis dan banyak dilalui orang.

Misalnya mencari lokasi yang dekat dengan pemukiman anak muda seperti daerah kampus atau sekolahan. Atau bisa juga kamu sewa tempat di mal jika memang memiliki modal yang cukup.

Untuk mendukung promosi, kamu juga bisa memajang foto-foto hasil karya kami di toko atau tempat-tempat yang terlihat oleh lalu lalang orang. Atau jika kamu belum memiliki modal cukup bisa juga menjadi tukang foto keliling dengan anak peralatan memadai yang kamu siapkan, namun tetap harus membidik lokasi yang strategis.

Baca Juga: 5 Persiapan yang Harus Diketahui Sebelum Memulai Usaha Baru

2. Modal Kerja

Modal utama usaha ini yang pasti adalah peralatan fotografi. Bagi standar studio biasannya mempunyai pixel di atas 5 mega pixel. Kamu bisa mendapatkan kamera seperti ini dengan dana sekitar Rp5 juta ke atau jika kamu ingin mendapatkan hasil foto yang lebih maksimal.

Peralatan lainnya adalah lampu studio, reflektor dan alat studio lain sebagai penunjang. Jika kamu sudah cukup ahli, studi yang alami, alias berfoto di luar ruangan justru akan menjadikan hasil yang lebih bagus dan alami dibandingkan di dalam ruangan.

Jangan lupa siapkan juga protofolio hasil karya kamu untuk dijadikan contoh bagi calon pelanggan. Jika memang perlu, foto beberapa orang kenalan kamu tanpa mereka membayar yang nantinya hasilnya bisa dijadikan contoh karya kamu.

3. Operational Cost

Kebutuhan utama untuk operasional usaha foto adalah cetak album, baterai alkaline dan sejumlah pengeluaran untuk alat penunjang lainnya. Untuk asisten kamu perlu juga dicari orang yang bisa membantu mengatur gaya. Makin ahli asisten, makin besar pula dana yang perlu kamu keluarkan.

Sementara untuk biaya cetak, kamu perlu juga mempertimbangkan dana cadangan untuk mencetak foto sebelum dibayar penuh oleh klien kamu. Sebab biasannya pembayaran foto ini dibayar tidak penuh saat di muka.

4. Pekerja

Secara teknis sebenarnya kamu hanya perlu asisten yang bisa membantu kamu membawa-bawa peralatan sekaligus pintar mengatur gaya. Makin ahli asisten, maka kamu makin terbantu dalam pekerjaan kamu.

Jika nantinya usaha kamu makin berkembang, pertimbangkan juga untuk mencari pekerja yang benar-benar paham foto sehingga bisa membantu kamu untuk mengerjakan proyek foto dari pelanggan kamu.

Tentu saja, bayaran yang berikan kepada ahli pun makin besar. Namun untuk meminimalisir biaya, kamu pun bisa join usaha dengan rekan yang paham soal foto.

5. Promosi

Salah satu unsur terpenting dari sebuah usaha termasuk fotografi adalah promosi. tujuannya adalah agar usaha kita bisa dikenal oleh orang lain.

Untuk foto, promosi dari mulut ke mulut menjadi senjata ampun untuk mencari proyek-proyek foto. Kamu bisa mencari proyek-proyek foto. Kamu juga bisa bekerjasama dengan Wedding Organizer dan katering untuk mencari order pesta-pesta. Meskipun ada biaya promosi bagi mereka.

Cara lain untuk mempromosikan hasil karya kamu adalah dengan masuk ke beberapa mailing list fotografer atau situs penggemar foto.

Sebab jika karya-karya kamu sudah mendapat apresiasi dari orang-orang , order akan datang dengan sendirinya.

6. Kendali Keuangan

Untuk urusan keuangan, sekali lagi diperlukan ditegaskan betapa pentingnya memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha kamu. Sebab tak jarang, yang masuk dari proyek foto langsung habis untuk keperluan pribadi.

Nah di bawah ini ada hitung-hitungan usaha yang bisa kamu jadikan patokan. Tapi jika kamu memang belum bisa seperti itu, jangan berkecil hati. Mulailah dari yang paling kamu kuasai dulu, nanti dengan berkembangnya usaha ini, kamu pun bisa semakin mengembangkan kemampuan foto kamu dan sekaligus menambah kelengkapan alat-alat kamu.

Perkiraan BEP Usaha Fotografi

1. Investasi peralatan fotografi, backdrop, kostum dan lain-lain Rp45 juta

2. Penyediaan studio, latar foto dan lain-lain Rp10 juta

3. Sewa tempat Rp1 juta per bulan

4. Operational cost: cetak, listrik, telepon, air dan lain-lain Rp2,5 juta per bulan.

5. Karyawan Rp1,5 juta (Rp750 ribu x 2 karyawan)

6. Materi promosi (spanduk, brosur, selebaran dan lain-lain) Rp1 juta.

Total pengeluaran Rp61 juta.

7. Perkiraan pendapatan per hari foto Rp10.000.000 (Rp30.000 per frame, paket pesta Rp3 juta dan paket lainnya).

8. Laba per bulan (pendapatan per bulan minus operational cost, sewa lahan, dan biaya karyawan) adalah Rp5 juta.

9. Perkiraan balik modal (pengeluaran awal/ laba per bulan) sekitar 12-13 bulan

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini