3. Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)
Sri Mulyani mengaku pemerintah akan mendorong perekonomian pada kuartal III melalui program pemulihan ekonomi nasional (PEN) serta Perpres Nomor 72 Tahun 2020. Melalui beleid itu, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini memastikan adanya penyerapan anggaran.
"Kita berharap di kuartal III mengejar, beberapa data yang kita peroleh sudah menunjukkan adanya titik balik, namun titik baliknya ini adalah askselerasi itulah yang menjadi fokus presiden, belanja dari K/L, belanja dari daerah, perbankan sektor keuangan dan sektor korporasi bisa kembali," katanya.
4. Gubernur BI Kompak dengan Sri Mulyani
Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2020 bakal terkontraksi hingga minus 4%. Pelemahan ekonomi tersebut tak dapat terhindari akibat dampak dari pandemi Covid-19. Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani memprediksi ekonomi RI bakal ambles hingga minus 4,3% pada kuartal II-2020.
"Jadi, kontraksi (ekonomi) yang dalam itu terjadi pada triwulan dua tahun 2020. Di mana perkiraan-perkiraan kami dengan berbagai data yang ada memang menunjukkan kontraksi ekonomi Indonesia memang berkisar sekitar -4%," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam pengumuman Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI di Jakarta, Kamis 16 Juli 2020.