JAKARTA - PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mencatat posisi aset perusahaan pada akhir 2019 sebesar Rp18,13 triliun. Sedangkan posisi kewajiban pada tahun buku 2019 berada di angka Rp52,74 triliun, dengan nilai ekuitas tercatat minus Rp34,61 triliun.
Laporan keuangan tersebut didapat usai diaudit dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh KAP Kanaka Puradiredja, Suhartono.
Baca Juga: Ketua BPK: Pelaporan Benny Tjokro Tak Akan Dicabut, Dia Sudah Memberikan Keterangan Palsu
Direktur Keuangan dan Investasi Jiwasraya Farid A Nasution mengatakan, laporan keuangan disajikan secara wajar oleh KAP Kanaka Puradiredja, Suhartono memudahkan Jiwasraya dan shareholder untuk membuat roadmap penyelamatan dan penyehatan Jiwasraya.
“Laporan Keuangan ini juga menggambarkan bahwa tingginya liabilitas Jiwasraya karena produk-produk masa lalu yang tidak mencerminkan produk asuransi yang wajar karena memberikan garansi bunga tetap yang tinggi," kata Farid, dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (22/7/2020).