Harga Minyak Merosot 2% Khawatir Jumlah Pengangguran Bertambah

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 24 Juli 2020 07:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 24 320 2251301 harga-minyak-merosot-2-khawatir-jumlah-pengangguran-bertambah-8SR9jwSqYL.jpg Harga Minyak Anjlok. (Foto: Okezone.com/SKK Migas)

NEW YORK - Harga minyak turun hingga 2% pada perdagangan Kamis, karena investor khawatir paket stimulus tambahan tidak disetujui dalam Kongres AS. Permintaan energi pun diperkirakan akan berkurang karena angka pengangguran naik dan jumlah kasus virus korona melonjak.

Minyak Brent LCOc1 turun 98 sen atau 2,2%, menjadi USD43,31 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) CLc1 turun 83 sen atau 2,0% menjadi USD41,07.

Baca Juga: Harga Minyak Kembali Turun Tertekan Persediaan Stok AS

Turunnya harga minyak dipengaruhi juga oleh pergerakan dolar AS yang dalam perdagangan turun hingga ke level terendah. Lemahnya dolar tersebut berpengaruh pada pembelian komoditas yang dihargakan dalam dolar. Seperti minyak menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

"Harga minyak turun bersamaan dengan pasar saham di tengah kekhawatiran tentang paket stimulus (AS), kenaikan jumlah pengangguran dan penurunan permintaan energi semua terkait dengan kenaikan kasus virus corona," kata Mitra Again Capital LLC John Kilduff, dilansir dari Reuters, Jumat (24/7/2020).

Baca Juga: Harga Minyak Menguat USD1/Barel Efek Stimulus Uni Eropa

Angka pengangguran AS bertambah dan lonjakan kasus corona juga membebani harga minyak. Jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran secara tak terduga naik

Selain itu, ketegangan antara AS dan China menambah ketidakpastian pasar. Hubungan AS-China memburuk ketika Washington memberi Beijing waktu 72 jam untuk menutup konsulatnya di Houston. (feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini