Tudingan soal Direksi dan Komisaris BUMN Titipan, Stafsus Erick Thohir Buka Suara

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Jum'at 24 Juli 2020 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 24 320 2251547 tudingan-soal-direksi-dan-komisaris-bumn-titipan-stafsus-erick-thohir-buka-suara-7hzjcEFW7T.png Kementerian BUMN (Foto: Instagram BUMN)

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) buka suara perihal tudingan Politikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu adanya direksi dan komisaris titipan di BUMN. Tudingan itu dianggap bahwa Adian tak memahami budaya kerja korporasi.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menilai, Adian tak memahami budaya korporasi. Dia menyebut pengangkatan direksi dan komisaris BUMN memiliki mekanisme sendiri. Di mana, sejumlah rangkaian akan dilakukan oleh calon direksi dan komisaris sebelum diangkat Erick Thohir.

Baca Juga: Sentil Dirut BUMN Kebanyakan Acara, Erick Thohir: Kapan Kerjanya 

Bahkan, Arya menegaskan penunjukan direksi dan komisaris juga dilatari oleh kemampuan dan kapabilitas yang dimiliki sesuai dengan bidang-bidang yang nantinya ditempatin.

"Karena nggak paham budaya korporasi akhirnya mengatakan bahwa ini menuduh padahal kita tahu semua ada proses-proses, yang namanya direksi dan komisaris itu dipilih ada prosesnya mencari orang yang tepat, orang yang memang punya kemampuan, orang yang punya latar belakang di industri tersebut," ujar Arya kepada wartawan, Jumat (24/7/2020).

Karena itu, Arya menyayangkan tudingan yang disampaikan politisi PDIP itu. Selain dianggap tidak memahami kinerja korporasi, Arya juga menyebut pernyataan Adian sebagai lelucon saja.

“Komisaris atau direksinya ya mana pernah terbuka. Jadi lucu, ini bukan jabatan publik. Ini kan posisi korporasi. Jadi saya bisa mengatakan bahwa Bung Adian Napitupulu ini jadi banyak blundernya. Karena tidak paham budaya korporasi,” ungkapnya.

Baca Juga: Erick Thohir Tak Takut Diancam meski Sering Rombak Direksi BUMN 

Sebelumnya, Adian mengatakan, semua jabatan komisaris atau pun direksi di BUMN merupakan titipan. Sebab, selama ini jabatan tersebut tidak dilelang atau dibuka secara umum.

"Enggak ada yang enggak titipan, semua titipan karena nggak ada jalur yang dibuka untuk semua orang bisa akses ke sana. Nggak ada lowongannya di media manapun, yuk ramai-ramai lamar, enggak ada," kata Adian.

(dni)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini