Stafsus Erick Thohir Jadi Relawan Uji Vaksin Corona, Ini 10 Syarat yang Harus Dipenuhi

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Rabu 29 Juli 2020 12:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 29 320 2253818 stafsus-erick-thohir-jadi-relawan-uji-vaksin-corona-ini-10-syarat-yang-harus-dipenuhi-VE8en8WJyr.jpg Vaksin Corona (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Bio Farma berkolaborasi dengan tim riset uji klinis vaksin Covid-19 Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Sinovac Research and Development telah melakukan uji klinis tahap tiga pada 20 Juli 2020 lalu. Pendaftaran menjadi relawan pun dibuka setelah tim riset Unpad mendapat persetujuan dari komite etik penelitian universitas.

Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Arya Sinulingga menyampaikan bahwa dia telah mendaftarkan namanya sebagai relawan dalam uji klinis tersebut.

"Berdasarkan hal ini, saya Arya Sinulingga akan mendaftar sebagai relawan ke Bio Farma. Saya kemarin sudah kirimkan KTP saya, dan dalam waktu dekat saya melakukan pendaftaran," ujar Arya, Rabu (29/7/2020).

Baca Juga: Dicari Relawan untuk Uji Klinis Vaksin Corona 

Arya mengatakan, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi ketika mendaftarkan diri sebagai relawan uji vaksin. Pertama, orang dewasa berusia 18-59 tahun yang dinyatakan sehat. Kedua, calon relawan juga dinyatakan tidak memiliki riwayat terinfeksi Corona. Di mana, akan dilakukan swab test dan rapid test gratis untuk memeriksa apakah sedang atau pernah terinfeksi Covid-19.

Ketiga, kesehatan calon relawan dibuktikan dengan tidak mengalami penyakit ringan, sedang, atau berat, tidak memiliki riwayat penyakit asma dan alergi terhadap vaksin.

"Yang bisa ikut adalah orang dewasa sehat, usia 18-59 tahun, kemudian saya juga ikut dalam uji klinis lainnya, tidak pernah memiliki riwayat terinfeksi Corona selama ini. Baik dari rapid test maupun test swab beberapa kali. Kemudian, saya juga tidak ada penyakit lain, sehingga saya melihat bahwa ini adalah langkah untuk menjadi relawan," ujar Arya.

Baca Juga: Vaksin Corona Made in China Sudah Uji Klinis, Kapan Mau Disuntik? 

Syarat keempat, lanjut Arya, bahwa calon relawan juga tidak memiliki kelainan atau penyakit kronis seperti gangguan jantung, tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, diabetes, penyakit ginjal dan hati, tumor, epilepsi atau penyakit gangguan saraf lainnya.

Kelima, pendaftar tidak memiliki kelainan darah atau riwayat pembekuan darah, tidak memiliki penyakit infeksi lain dan demam, serta tidak memiliki riwayat penyakit gangguan sistem imun. Suhu tubuh calon pendaftar juga tidak boleh melebihi 37,5 derajat Celcius. Keenam, calon relawan bukan merupakan wanita hamil atau berencana hamil selama periode penelitian, serta tidak sedang menyusui.

Ketujuh, calon pendaftar, tidak sedang ikut atau akan diikutsertakan dalam uji klinis lain. Delapan, calon relawan tidak mendapat imunisasi apa pun dalam waktu satu bulan ke belakang atau akan menerima vaksin dalam waktu satu bulan ke depan. Sembilan, calon relawan berdomisili di Kota Bandung dan tidak berencana pindah dari lokasi penelitian sebelum penelitian selesai dilaksanakan.

Sepuluh, dalam 14 hari sebelum dimulainya penelitian, peserta tidak memiliki riwayat kontak dengan pasien terinfeksi Covid-19, tidak memiliki riwayat kontak dengan pasien yang menunjukkan demam atau gejala sakit saluran pernapasan yang berdomisili di daerah atau komunitas yang terdampak Covid-19.

"Setelah 14 hari kemudian saya akan diberikan vaksin. Ini vaksinnya ada dua dosis yang diberikan pada saya, setiap kunjungan. Kunjungan kedua nanti setelah 14 hari. Setelah itu, saya akan diambil sampel lagi beberapa tahapan, jadi ada 4 kunjungan penelitian yang dilakukan terhadap saya," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini