Tahan! Jangan Beli Emas saat Harga Rp1 Juta, Simak Risikonya

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 30 Juli 2020 14:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 30 320 2254495 tahan-jangan-beli-emas-saat-harga-rp1-juta-simak-risikonya-xCJgq7eQcA.jpg Tips Investasi Emas. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Emas atau logam mulia terus mengalami kenaikan harga. Saat ini emas Antam berada dikisaran harga Rp1 juta per gram.

Lantas bagi memiliki emas Antam, apa yang mesti dilakukan saat ini. Lebih baik dijual atau beli lagi?

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, jika masih memiliki koleksi emas lainnya alangkah baiknya untuk dijual. Namun emas tersebut lebih baik dijual saat mencapai Rp1.070.000 per gram.

Baca Juga: Sst...Harga Emas Antam Bisa Pecah Rekor Lagi, Ini Bocorannya

Sebab, diprediksi harga emas di dalam negeri masih akan terus naik dan menyentuh angka Rp1.070.000 per gram hingga pekan pertama Agustus 2020.

“Kalau menurut saya yang masih punya masih mengoleksi emas kalau bisa saat harga Rp1.070.000 saat yang tepat untuk menjual. Karena kalau seandainya ditahan kemungkinan besar akan terjadi koreksi,” ujarnya saat dihubungi Okezone, Kamis (30/7/2020).

Emas

Sementara bagi pemula atau yang baru membeli emas, ada baiknya untuk menahan. Karena harga emas saat ini sudah terlalu tinggi dan akan segera turun dalam beberapa waktu ke depan.

“Kalau untuk pemula orang yang suka mengoleksi logam mulia kalau bisa ini happy happy dulu lihatin dulu karena harga sudah terlalu tinggi,” kata Ibrahim.

Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp3.000, Kini Dijual Rp1.016.000/Gram

Menurut Ibrahim, jika memang kebelet untuk membeli emas saat ini diperkirakan akan rugi . Bahkan dirinya memperkirakan jika memiliki uang Rp10 juta, ketika membeli emas pada kondisi saat ini akan mengalami kerugian hingga Rp4 juta.

“Betul jangan ikut beli. Kita liatin enggak mau saya mau beli aja enggak mau ngikutin omongan pak Ibrahim ya nanti pasti blangsak itu nanti. Itu yang tadinya punya duit Rp10 juta uang saya kok berubah jadi Rp6 juta,” kata Ibrahim.

Bukan tanpa alasan, karena biasanya ada gap antara harga beli dan harga jual. Hal inilah yang harus menjadi pehatian.

Misalnya, harga emas saat ini sekitar Rp1 juta dan bukan harga murni. Karena ada gap sekira Rp100.000 yang dimiliki untuk sertifikat.

“Kalau misalnya membeli memaksakan diri masyarakat membeli di atas harga Rp1 juta. Kemungkinan besar kerugiannya cukup besar bisa saja Rp1 juta kemudian harga di Rp800.000 per gram. Harga Rp800.000 per gram itu kan sebenarnya hanya Rp700.000. sehingga nasabah akan mengalami kerugian Rp300.000. Ini sangat menyakitkan,” kata Ibrahim

Adapun harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali naik pada perdagangan hari ini. Harga emas Antam naik Rp3.000 dan masih dibanderol di level Rp1 jutaan per gram.

Melansir dari laman logammulia, Jakarta, Kamis (29/7/2020), harga emas Antam naik sebesar Rp3.000. Dengan begitu, harga emas Antam hari ini dijual Rp1.016.000 per gram dari harga sebelumnya Rp1.013.000 per gram. Sementara harga buyback jua naik Rp3.000 menjadi Rp913.000 per gram.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini