JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia masuk dalam kelompok negara yang diproyeksikan pemulihan ekonominya cepat. Untuk itu dirinya meminta para jajaran kabinetnya untuk fokus pada pemulihan ekonomi di tengah pandemi virus corona.
Meski demikian, Kepala Negara meminta untuk waspada terhadap gelombang kedua covid-19 dan ketidakpastian ekonomi global di tahun 2021.
Okezone pun merangkum fakta-fakta menarik terkait pemulihan ekonomi Indonesia tercepat, Minggu (2/8/2020):
1. Pemulihan Ekonomi Indonesia Tercepat setelah China
“Indonesia diproyeksikan masuk ke kelompok dengan pemulihan ekonomi tercepat setelah China. Ini juga kalau proyeksi ini benar patut kita syukuri,” tutur Presiden Jokowi.
2. Ekonomi RI Positif di 2021
Meski begitu di tahun 2021 mendatang baik IMF, Bank dunia maupun OECD meyakini bahwa perekonomian akan tumbuh positif. Dimana IMF memperkirakan ekonomi dunia akan tumbuh 5,4%. Sementara Bank Dunia 4,2% dan OECD 2,8-5,2%.
3. Jurus Selamatkan Ekonomi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut ada beberapa cara Indonesia terhindar dari resesi dampak dari pandemi Covif-19.
Seperti, pemerintah harus melakukan langkah extraordinary untuk mendorong pemulihan ekonomi di kuartal ke-3 dan ke-4 tahun 2020.
Kemudian, lanjut dia belanja pemerintah secara besar-besaran akan didorong sehingga permintaan dalam negeri meningkat dan dunia usaha tergerak untuk berinvestasi. Oleh karena itu, dukungan untuk dunia usaha harus segera dipercepat implementasinya.
"Belanja pemerintah didorong sebagai salah satu penggerak dan pengungkit perekonomian agar di semester kedua tahun 2020, kita bisa memperbaiki pertumbuhan ekonomi dari minus menjadi nol atau positif," ujar Airlangga.