Uni Eropa Masuk Jurang Resesi, Pertumbuhan Ekonomi Minus 11,9%

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 03 Agustus 2020 10:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 03 20 2255962 uni-eropa-masuk-jurang-resesi-pertumbuhan-ekonomi-minus-11-9-Nhjc2IvQRf.jpg Ekonomi Uni Eropa Alami Resesi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Ekonomi Eropa mengalami penurunan hingga minus 11,9% pada kuartal II tahun ini. Ekonomi Eropa mengalami resesi, karena pada kuartal I-2020 terjadi penurunan 3,2%.

Penyebab turunnya ekonomi Eropa karena pandemi dan penambahan jumlah kasus virus corona. Demikian dikutip dari CNN, Senin (3/8/2020).

Baca Juga: Uni Eropa Ingin Setop China Beli Perusahaan Strategisnya

Pusat Kendali Penyakit di Jerman, Robert Koch Institute mengatakan, minggu ini lonjakan kasus baru virus corona terjadi dan hal tersebut sangat mengganggu aktivitas ekonomi. Padahal berdasarkan survei, kegiatan bisnis di Eropa dalam tahap pemulihan saat ini.

Negara-negara seperti Inggris pun mulai melakukan karantina terhadap para pelancong yang datang dari Spanyol. Langkah seperti ini yang membuat pemulihan industri menjadi lambat.

Selain itu, ekonomi terbesar Eropa, Jerman saja mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi hingga 10,1%. Prancis, Itali dan Spanyol mencatat penurunan masing-masing sebesar 13,8%, 12,4% dan 18,5%.

Baca Juga: Pembahasan Investasi di Tengah Hubungan Panas Uni Eropa-China

Ekonom pun memprediksi ekonomi Uni Eropa akan menyusut 8,3% pada tahun ini. Prakiraan tersebut bisa lebih baik bila karantina wilayah dilonggarkan dan tidak ada tambahan jumlah kasus baru Covid-19.

Dalam pemulihan, stimulus dana yang disepakati para pemimpin Uni Eropa sebesar dana 780 miliar euro atau sekira USD888 miliar diharapkan bisa membangkitkan ekonomi yang anjlok akibat virus corona. (feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini