Sabar Ya! Birokrasi yang Ruwet Hambat Pemulihan Ekonomi

Ferdi Rantung, Jurnalis · Senin 03 Agustus 2020 16:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 03 20 2256242 sabar-ya-birokrasi-yang-ruwet-hambat-pemulihan-ekonomi-VMkkD9rwrM.jpg Ekonomi RI (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Ekonom senior yang juga menjabat sebagai Sekretaris Eksekutif 1 Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Raden Pardede mengatakan masalah birokrasi yang berbelit-berbelit menghambat program percepatan pemulihan ekonomi nasional atau PEN. Selain itu, data yang kurang akurat juga membuat bantuan sosial tak tersalurkan dengan baik.

"Birokrasi kita masih melihat pandemi sebagai business as usual dan kita akan ada benahi di situ," ujar Raden dalam diskusi secara virtual, Senin (3/8/2020)

Baca Juga: Jokowi: Aturan Kita Ruwet, Padahal Tinggal Telepon 

Senada dengan Raden, Ketua Umum Gerakan Pakai Masker Sigit Pramono mengatakan birokrasi yang ruwet seperti kabel listrik membuat pemulihan ekonomi di tengah masyarakat menjadi terhambat. Dia menilai, pemerintah perlu mengurai instansi atau pihak mana saja yang menghambat PEN tersebut.

Dia menjelaskan setidaknya ada lima pihak yang memiliki potensi menghambat pencairan tersebut seperti Kementerian Keuangan, Kementerian PPN/Bappenas, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), hingga pada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM).

Baca Juga: Presiden Jokowi: Perizinan untuk Investasi Masih Ruwet 

"Kita berharap Satgas PEN bisa mendorong birokrasi pemerintah untuk mempercepat realisasi anggaran," kata Sigit.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini