JAKARTA - Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyebut bahwa Provinsi Bali yang dikenal sebagai salah satu destinasi pariwisata di Tanah Air aman untuk dikunjungi. Menurutnya, protokol kesehatan Covid-19 juga diterapkan sangat ketat di Pulau Dewata.
Tidak hanya protokol kesehatan yang ketat, Suharso menyebut sistem komunitas yang ada di Bali cukup ketat. Hal ini dapat membantu untuk mencegah penyebaran Covid-19 di destinasi wisata nantinya.
"Sampai hari ini yang saya lihat aman. Pertama, di sini sistem komunitasnya cukup ketat karena mereka punya pecalang. Pecalang itu kan sistemnya komunitas, jadi kalau ada seseorang yang terkena mereka bisa mengatasi," ujar Suharso dalam diskusi virtual, Selasa (4/8/2020).
Baca Juga: Industri Pariwisata Bangkit, Penerbangan Langsung dari 5 Negara Dibuka
Suharso menambahkan, di Pulau Dewata juga telah memiliki fasilitas kesehatan memadai. Ini merupakan suatu hal yang penting mengingat penyebaran Covid-19 belum sepenuhnya menurun.
"Fasilitas kesehatan memadai, karena ini kota internasional banyak yang hadir disini sehingga seluruh fasilitas tersedia," kata dia.
Baca Juga: Masuk Sektor Prioritas, Pariwisata Dapat Jaminan Kredit 80%
Selain itu, dia juga menyebut tingkat penyebaran Covid-19 di Bali telah menurun dalam beberapa waktu terakhir dan diharapkan catatan tersebut terus stabil. Suharso menyebut, masyarakat Bali juga telah siap untuk membuka kembali pariwisata.
"Masyarakat sudah cukup baik dan antisipatif. Mereka paham betul karena kalau mereka tidak mempraktikkan dengan disiplin tinggi yang akan rugi mereka sendiri. Jadi, tingkat kehati-hatian yang bagus," ucap Suharso.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.