Erick Thohir: Bio Farma Siap Produksi 250 Juta Vaksin Covid-19

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 04 Agustus 2020 17:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 04 320 2256900 erick-thohir-bio-farma-siap-produksi-250-juta-vaksin-covid-19-LKYToZ23hZ.jpg Menteri BUMN Erick Thohir di Laboratorium Bio Farma. (Foto: Okezone.com/BUMN)

JAKARTA - PT Bio Farma (Persero) akan memproduksi vaksin Covid-19 sebanyak 250 juta dosis per tahun di akhir 2020. Hal tersebut dipastikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat meninjau laboratorium dan fasilitas Bio Farma di Bandung, Jawa Barat.

"Hari ini saya memastikan Bio Farma saat ini sudah siap memproduksi 100 juta dosis vaksin Covid-19 per tahun dan di akhir tahun siap memproduksi 250 juta dosis per tahun”, jelas Erick Thohir, dalam keterangannya, Selasa (4/8/2020).

Baca Juga: 7 Fakta Uji Klinis Vaksin Corona Made in China, Relawan 'Digaji'

Erick yang juga sebagai Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional memastikan kesiapan uji klinis fase 3 calon vaksin Covid hasil kolaborasi bersama Sinovac.

Erick

Menurutnya, upaya ini dalam rangka percepatan penanganan pandemi. Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional akan melipatgandakan ketersediaan vaksin dan terapi pengobatan yang sangat krusial untuk menanggulangi pandemi.

Baca Juga: Relawan Disuntik Vaksin Corona China Mulai 6 Agustus, Terbatas Hanya 25 Orang

Terkait hal itu, Bio Farma telah memproduksi vaksin sejak 1890 dan dipercaya lebih dari 150 negara dalam memproduksi 15 jenis vaksin, dengan pangsa pasar 75% vaksin polio yang menyebar di seluruh dunia. Bio Farma juga memastikan bahwa produknya halal, dan sudah digunakan di beberapa negara Timur Tengah.

"Mari kita percaya atas kemampuan bangsa sendiri. Jangan ragukan kemampuan Bio Farma yang sudah teruji, baik untuk memproduksi vaksin yang dihasilkan dari kerjasama dengan negara lain juga vaksin murni karya Bio Farma sendiri. Ini karya anak bangsa. Kita maksimalkan uji klinis dan produksi vaksin Covid-19 agar tahun depan masyarakat dapat segera diimunisasi,” lanjutnya. (feb)

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini