Ekonomi RI Kuartal II Minus 5,32%, Terburuk sejak 1999

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 05 Agustus 2020 12:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 05 20 2257235 ekonomi-ri-kuartal-ii-minus-5-32-terburuk-sejak-1999-WvCRGin3d5.jpg Ekonomi RI (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2020 mencapai minus 5,32%.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan kontraksi yang lebih dalam ini terendah sejak tahun 1999 yang mana ekonomi minus 6,13% pada triwulan I.

"Kalau kita melacak kembali kontraksi 5,35% ini terendah sejak triwulan satu tahun 1999 ini mengalami kontraksi minus -6,13%," kata Suhariyanto dalam video virtual, Rabu (5/8/2020).

Baca Juga: Ekonomi RI Kuartal II-2020 Minus 5,32%, Tak Kaget dan Sesuai Prediksi 

Dia melanjutkan pemerintah saat ini bergandeng tangan dalam menggenjot pertumbuhan ekonomi di kuartal ketiga. Hal ini agar Indonesia tidak masuk jurang resesi yang dialami beberapa negara lainnya. Sebagai informasi, resesi bisa terjadi jika pertumbuhan ekonomi negatif secara dua kuartal berturut-turut.

"Saat ini pemerintah terus bergandeng tangan dalam memulihkan ekonomi di kuartal ketiga. Saya optimis Indonesia bisa pulih di kuartal ketiga dengan berbagai stimulus yang diberikan," jelasnya.

Baca Juga: Indonesia Diambang Resesi, Ini Biang Kerok Ekonomi Minus 5,32%

Dia pun mengatakan semua pulau di Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi yang mengalami kontraksi. Di antaranya pulau Jawa dan Sumatera yang menyumbang pertumbuhan ekonmi yang negatif.

"Jawa dan Sumatera memberikan kontribusi terbesar ekonomi yang mana semuanya minus di seluruh pulau, Jawa yang paling tinggi minusnya yang mencapai 6,69%," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini