Erick Thohir Pastikan Bahan Baku Vaksin Covid-19 Halal

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 05 Agustus 2020 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 05 320 2257373 erick-thohir-pastikan-bahan-baku-vaksin-covid-19-halal-bbzFyA6pmh.jpg Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/BUMN)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan bahan baku yang digunakan untuk vaksin Covid-19 halal. Masyarakat pun tidak perlu mengkhawatirkan hal tersebut.

Ketua Pelaksana Tim Penanganan Pandemi Virus Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) menambahkan, bahan baku halal dipastikan usai meninjau langsung laboratorum Bio Farma, Holding BUMN di bidang farmasi, di Bandung, Jawa Barat.

Baca Juga: Bio Farma Ingatkan Vaksin Covid-19 Bukan Obat

“Insya Allah, bahan baku halal digunakan untuk vaksin Covid-19 karena Bio Farma sudah menjadi salah satu pusat produksi vaksin halal dunia," tuturnya, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/8/2020).

Dia mengatakan, sertifikasi halal untuk vaksin virus corona nantinya akan diterbitkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). "Oleh karena itu, saya meminta masyarakat tak perlu cemas dengan kualitas vaksin virus corona yang pasti akan didistribusikan di seluruh Indonesia” lanjutnya," ujarnya.

Dia mengatakan, Bio Farma dalam memproduksi vaksin Covid-19 yang akan ditingkatkan hingga mampu mencapai 250 juta dosis vaksin per tahun. Perusahaan farmasi nasional ini pun sudah berdiri sejak 1980 dan terbiasa memproduksi vaksin dengan bahan baku yang halal dan sudah dipercaya lebih dari 160 negara dalam memproduksi 15 jenis vaksin.

"Banyak negara-negara Timur Tengah yang sudah lama menjadi konsumen vaksin dari Bio Farma. Perlu diketahui, 75% vaksin polio yang tersebar di seluruh dunia merupakan produksi Bio Farma,” jelas Erick Thohir.

Baca Juga: Ahli Kesehatan: Uji Coba Vaksin Corona Sangat Sensitif Berkaitan dengan Etika

Sebagai informasi, Bio Farma dipercaya pemerintah untuk menguji klinis vaksin Covid-19 produk Sinovac. Pemerintah menargetkan vaksin dapat diproduksi sendiri oleh Bio Farma pada tahun depan.

Produksi akan dilakukan setelah uji klinis tahap ketiga tuntas dilakukan. Ditargetkan, uji klinis itu selesai pada Januari 2021, sehingga Bio Farma bisa langsung memproduksi vaksin virus corona pada kuartal I 2021. (feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini